Pada pukul 1:02 siang tanggal 12 Juli (waktu Paris), atau pukul 6:02 sore (waktu Vietnam), pada Sidang ke-47 Komite Warisan Dunia (UNESCO) yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 16 Juli 2025 di Paris, Profesor Bulgaria Nikolay Nenov, Ketua Sidang, secara resmi mengetuk palu untuk mengakui Kompleks Monumen dan Bentang Alam Yen Tu-Vinh Nghiem-Con Son-Kiep Bac sebagai Warisan Budaya Dunia, menandai tonggak penting dalam perjalanan melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai warisan budaya Vietnam.
Kompleks peninggalan dan pemandangan Yen Tu-Vinh Nghiem-Con Son dan Kiep Bac terletak di wilayah tiga provinsi yaitu Quang Ninh, Bac Ninh dan kota Hai Phong, termasuk 12 situs peninggalan dengan nilai sejarah, budaya dan spiritual yang mendalam.
Kompleks peninggalan tersebut diakui oleh UNESCO berdasarkan banyak kriteria penting dengan ajaran Buddha Truc Lam sebagai intinya, dengan nilai-nilai ideologis dan budaya berupa rekonsiliasi, harmoni, dan perdamaian yang sepenuhnya konsisten dengan tujuan dasar UNESCO.
Pengakuan ini tidak hanya menegaskan nilai-nilai budaya dan spiritual yang unik tetapi juga membuka peluang untuk mempromosikan nilai-nilai damai dan penuh kasih dari Truc Lam Zen kepada teman-teman internasional.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/qua-trinh-quan-the-yen-tu-vinh-nghiem-con-son-kiep-bac-duoc-cong-nhan-di-san-the-gioi-post1049404.vnp
Komentar (0)