
Berbicara pada konferensi tersebut, Letnan Jenderal Le Ngoc Hai meminta unit-unit untuk menjunjung tinggi rasa tanggung jawab mereka, secara proaktif memobilisasi kekuatan dan sarana, dan mengatur pelaksanaan tugas dengan tekad tertinggi.
Pada kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa membantu masyarakat untuk membangun kembali rumah mereka bukan hanya tugas yang mendesak pascabencana alam, tetapi juga menunjukkan kasih sayang dan tanggung jawab para perwira dan prajurit TNI Daerah Militer 5 terhadap masyarakat.

Letnan Jenderal Le Ngoc Hai meminta badan-badan dan unit-unit untuk meninjau dengan cermat kebutuhan setiap keluarga, secara proaktif memberi saran tentang rencana dukungan yang tepat; mengorganisasikan pasukan konstruksi secara ilmiah dan cermat; sama sekali tidak membiarkan orang-orang yang rumahnya runtuh harus merayakan Tet dalam kondisi yang menyedihkan.
Pada saat yang sama, lakukan pekerjaan yang baik dalam mobilisasi massa, secara aktif menyebarkan dan mendorong orang untuk mengatasi kesulitan dan segera menstabilkan kehidupan mereka.

Segera setelah konferensi, lembaga dan unit segera mulai melaksanakan isi yang ditugaskan.
Oleh karena itu, Wilayah Militer 5 membentuk tim kerja untuk mengunjungi daerah-daerah yang terdampak badai dan banjir baru-baru ini di provinsi-provinsi tengah. Tim-tim ini berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan survei dan menyusun daftar rumah yang akan diperbaiki dan dibangun kembali. Tim-tim ini dimobilisasi dari berbagai unit, masing-masing tim beranggotakan 12-15 perwira dan prajurit.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa semua orang yang rumahnya runtuh atau rusak parah memiliki perumahan yang stabil sebelum Tahun Baru Imlek 2026.
Menurut rencana, lebih dari 40 tim konstruksi dari Daerah Militer 5 akan segera membangun rumah bagi warga di daerah terdampak banjir sebelum Tahun Baru Imlek Binh Ngo 2026.
Sumber: https://nhandan.vn/quan-khu-5-nhanh-chong-ho-tro-nguoi-dan-xay-dung-lai-nha-bi-sap-do-do-mua-lu-post926779.html






Komentar (0)