Setelah musim yang gagal bermain untuk Pau FC, Quang Hai kembali ke kampung halamannya untuk bermain untuk Kepolisian Hanoi (CAHN).
Quang Hai meninggalkan Pau FC setelah 1 tahun bergabung
Kepergian bintang kelahiran 1997 itu dari Pau FC mendapat banyak perhatian dari media Prancis.
Khususnya, ada artikel di surat kabar Sud Ouest yang menyatakan bahwa kepindahan Quang Hai ke Pau FC adalah kontrak komersial dan tidak memiliki banyak nilai profesional.
Pau FC baru saja melewati musim yang tidak stabil. Banyak pemain harus meninggalkan klub di akhir musim karena tidak memenuhi harapan.
Kasus pertama adalah Quang Hai. Pemain Vietnam ini mengumumkan kepergiannya dari tim setelah satu musim.
Setelah penampilan mengecewakan di Pau FC, "Messi Vietnam" kembali ke tanah kelahirannya untuk berkompetisi. Petualangan ini mengajarkannya banyak hal.
Mungkin, Quang Hai hanyalah sebuah kontrak komersial. Dia membantu halaman Facebook Pau FC meningkat dari 15.000 menjadi 340.000 pengikut.
Selain itu, Quang Hai juga membantu Pau FC menandatangani beberapa kontrak," komentar surat kabar Sud Ouest.
Situs berita MaLigue 2 menyatakan penyesalannya karena gelandang asal Dong Anh itu tidak dapat menunjukkan potensi penuhnya selama bermain untuk tim hitam dan kuning.
Quang Hai tak mampu mengatasi nasibnya. Setelah setahun berpetualang di Prancis, ia pulang kampung.
Penyerang ini telah tampil 12 kali dan mencetak 1 gol di Ligue 1 untuk Pau FC. Sebuah jumlah yang sederhana.
Namanya cukup unik di bursa transfer musim panas lalu. Dalam beberapa penampilan perdana Quang Hai di Pau FC, para penggemar sudah melihat kualitas seorang pemain berkualitas.
Namun kemudian pemain ini tidak mampu mengimbangi intensitas permainan di Eropa.
Karena alasan itu, Quang Hai secara bertahap dikeluarkan dari rencana pelatih Didier Tholot sejak awal 2023," tulis penulis MaLigue 2.
Menurut penyelidikan, Hai "con" menandatangani kontrak berdurasi 1,5 tahun dengan CAHN. Ia akan mulai bermain di fase 2 V-League 2023.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)