Robot AI Norwegia yang dibuat oleh Avinxt dapat merevolusi pencairan es, perawatan mesin, dan inspeksi teknis untuk pesawat terbang.
Desain robot perawatan pesawat Avinxt. Foto: Avinxt
Norse Atlantic Airways telah bermitra dengan Avinxt untuk menggunakan robot raksasanya, yang menggunakan teknologi ramah lingkungan dan kecerdasan buatan, untuk melakukan tugas-tugas seperti mencairkan es, membersihkan, dan bahkan mengelap mesin, Interesting Engineering melaporkan pada 27 November. Pembersihan eksterior secara teratur tidak hanya membuat pesawat lebih mudah dikenali, tetapi juga membantu mengurangi hambatan udara, sehingga menghemat hingga 2% konsumsi bahan bakar.
Avinxt akan mulai membangun robot pada tahun 2024 yang dapat menangani pesawat penumpang besar, pesawat pribadi kecil, dan bahkan pesawat militer . Robot-robot Avinxt akan menggunakan kamera dan AI untuk memeriksa kondisi pesawat. Dalam tujuh jam, robot-robot tersebut dapat memindai pesawat untuk mencari titik-titik kasar dan penyok, serta memeriksa badan pesawat secara akurat. Sebelumnya, proses ini membutuhkan waktu berminggu-minggu.
“Solusi dari Avinxt merupakan salah satu dari sedikit inovasi yang dapat membantu kita mengurangi emisi karbon sekaligus menurunkan biaya,” ujar Thom-Arne Norheim, CEO Norse Atlantic Airways.
Robot Avinxt pertama akan dibangun di Bandara Oslo, dan perusahaan berencana untuk memperkenalkan gelombang kedua di Bandara Gatwick London nanti.
Cairan khusus yang digunakan untuk mencairkan es dan membersihkan pesawat dapat berbahaya bagi lingkungan. Banyak bandara tidak memiliki sarana memadai untuk mengumpulkan dan mendaur ulang cairan ini, sehingga menyebabkan kontaminasi tanah dan air di sekitar bandara. Avinxt berencana membangun fasilitas di bandara untuk mengumpulkan dan mendaur ulang cairan ini. Fasilitas mereka akan mengolah lebih dari 80% air dan bahan kimia yang digunakan dalam proses tersebut.
An Khang (Menurut Teknik Menarik )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)