
Dari desa kerajinan tradisional hingga ruang budaya yang semarak
Sejak tahun 1990-an, Tich Giang telah bergema dengan suara pemangkasan, pencabutan tunas, dan tawa riang di kebun-kebunnya yang dipenuhi dedaunan berwarna-warni dan bunga-bunga harum. Seni budidaya tanaman hias di sini berasal dari tangan terampil para perintis seperti Bapak Do Xuan, Bapak Nguyen Van Uoc, dan Bapak Nguyen Tien Cat... Merekalah yang menabur "benih" pertama untuk gerakan menanam bunga dan menciptakan tanaman hias di daerah tepi sungai ini.
Selama lebih dari tiga dekade, benih-benih itu telah berkembang menjadi sebuah "kerajaan hijau" yang utuh. Ratusan hektar bunga, bonsai, dan tanaman hias terbentang di sepanjang tanggul dan ladang; koperasi dan bisnis, seperti Perusahaan Ngoc Trang milik Bapak Khuat Van Hong dan para pengrajin Ha Dat Uy, Nguyen Tien Quang, dan Kieu Binh Thanh, telah makmur dari kerajinan tradisional ini. Setiap produk, setiap tanaman, membawa di dalamnya esensi budaya masyarakat Hanoi yang elegan, kreatif, dan mencintai keindahan.

Lebih dari sekadar tempat pelestarian kerajinan tradisional, Tich Giang saat ini juga merupakan destinasi wisata menarik bagi para pencinta alam dan budaya pedesaan. Di Tich Giang, pengunjung dapat berjalan-jalan di hamparan ladang bunga berwarna-warni, mendengarkan cerita tentang desa kerajinan, mempelajari cara merawat bunga, membuat bonsai bersama para pengrajin, atau memilih dan membeli sendiri tanaman pot dan bunga untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Semua ini menciptakan ritme kehidupan yang unik di pedesaan yang "hijau" – tempat seni, pertanian , dan pariwisata saling terkait. Secara khusus, pengakuan sebagai desa kerajinan bunga dan tanaman hias pada tahun 2024 telah membuka arah pembangunan berkelanjutan bagi Tich Giang, yang menghubungkan produksi pertanian dengan ekowisata dan wisata pengalaman. Ini adalah batu loncatan bagi daerah tersebut untuk secara bertahap menegaskan posisinya di peta pariwisata ibu kota.

Produk wisata baru dan unik
Pada malam tanggal 18 Oktober, dalam upacara pengumuman produk wisata Hanoi baru untuk tahun 2025 - "Inti Sari Vietnam," yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Hanoi bekerja sama dengan komune Phuc Tho, produk "Keindahan Bunga Tường Phiêu" adalah salah satu dari tiga produk wisata baru. Ketiga produk tersebut adalah: "Rute Warisan Thang Long Selatan, Hanoi - Inti Sari Desa Kerajinan Vietnam," yang menghubungkan komune Dai Thanh, Hong Van, Ngoc Hoi, dan Chuyen My; "Rute Pembelajaran" di komune O Dien; dan "Keindahan Bunga Tường Phiêu" di komune Phuc Tho.

Terbentang lebih dari 100 hektar, ladang krisan kuno, mawar, dan ratusan bunga serta tanaman hias lainnya bermekaran, menciptakan lanskap yang semarak yang mencerminkan tangan terampil dan semangat tekun masyarakat wilayah Đoài. Di tengah pemandangan ini, yang menonjol adalah rumah komunal Tường Phiêu – sebuah monumen nasional istimewa yang memiliki ciri khas arsitektur dinasti Lê, yang mewujudkan nilai-nilai sejarah dan budaya tanah kuno ini. Perpaduan harmonis antara alam, warisan, dan masyarakat telah melahirkan produk wisata "Warna-Warna Bunga Tường Phiêu" – destinasi pedesaan yang kaya akan karakter, di mana pengunjung dapat merasakan keindahan Hanoi kontemporer yang sederhana, segar, dan abadi, namun tetap dipenuhi dengan semangat pedesaan kuno.

Ketua Komite Rakyat Komune Phuc Tho, Kieu Trong Sy, menyampaikan: "Bunga Tường Phiêu bukan hanya produk wisata, tetapi juga simbol harmoni antara alam, manusia, dan budaya wilayah Đoài." Di tengah rumah komunal Tường Phiêu kuno yang tenang, di tepi Sungai Tich yang lembut, hamparan ladang bunga dan taman yang tertata rapi berpadu menciptakan gambaran pedesaan Hanoi yang semarak, dipenuhi dengan semangat desa sekaligus secara halus mencerminkan semangat zaman. Ketua Kieu Trong Sy menekankan: "Mengembangkan pariwisata pedesaan bukan hanya tentang menyambut tamu, tetapi tentang melestarikan jiwa desa, memelihara kenangan, dan menarik warga Hanoi dan pengunjung dari jauh untuk merasakan nilai kehidupan yang sebenarnya." Di sana, setiap bunga, setiap pohon adalah puncak dari keringat, pengetahuan, dan cinta terhadap tanah dari generasi masyarakat Phuc Tho. Oleh karena itu, "Bunga Tường Phiêu" dianggap sebagai bukti nyata dari filosofi yang sederhana namun mendalam: "Ketika manusia mencintai tanah, tanah akan berbunga."
Ke depannya, komune Phuc Tho akan terus bekerja sama dengan pemerintah kota dan industri pariwisata, dengan tujuan membangun destinasi yang hijau, beradab, penuh empati, dan berkelanjutan, serta berkontribusi menjadikan Hanoi lebih hijau, lebih indah, dan lebih layak huni.
Sumber: https://hanoimoi.vn/sac-hoa-tuong-phieu-diem-trai-nghiem-doc-dao-720187.html







Komentar (0)