Anak-anak diperiksa penyakit pernapasan di Kota Ho Chi Minh - Foto: TU TRUNG
Statistik dari departemen pernapasan 1 Rumah Sakit Anak 2 selama 2 minggu terakhir menunjukkan bahwa jumlah anak yang datang untuk menemui dokter karena penyakit pernapasan telah meningkat, jumlah anak yang memerlukan perawatan rawat inap telah meningkat sebesar 20-25% dibandingkan bulan lalu.
Sebagian besar anak-anak yang dirawat di rumah sakit berusia di bawah 5 tahun dengan penyakit seperti pneumonia, bronkitis akut, asma, dll.
Perubahan cuaca merupakan kondisi yang menguntungkan bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak, yang menyebabkan meningkatnya penyakit pernapasan.
Dr. Nguyen Hoang Phong - Kepala Departemen Pernapasan 1, Rumah Sakit Anak 2 - mengatakan bahwa anak-anak sering terlambat dirawat di rumah sakit karena orang tua secara subjektif mengabaikan gejala awal penyakit seperti demam ringan, batuk, pilek, dll.
Hal ini akan memengaruhi proses diagnosis dan pengobatan serta membuat anak rentan terhadap komplikasi berbahaya.
Dokter Phong menganjurkan agar segera setelah anak-anak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, pilek, hidung tersumbat, dan sebagainya, orang tua harus membawa anak-anaknya ke fasilitas medis dengan dokter anak untuk pemeriksaan dan pengobatan yang tepat waktu.
Orang tua tidak boleh bersikap subjektif dan tidak boleh sembarangan membeli obat untuk mengobati anak-anak mereka. Perhatikan tanda-tanda perburukan kondisi seperti napas cepat, kesulitan bernapas, demam tinggi yang sulit diturunkan, penolakan menyusui, atau penolakan makan...
Penyakit pernapasan adalah penyakit yang ditularkan melalui udara, kemungkinan besar menyebar di lingkungan tertutup, saat anak-anak kembali ke sekolah.
5 cara mencegah penyakit pernapasan
Untuk melindungi anak-anak, mencegah dan membatasi peningkatan penyakit pernapasan selama periode ini, sektor kesehatan menyarankan agar masyarakat dan lembaga pendidikan mengambil langkah-langkah berikut:
1. Pastikan ruang kelas bersih dan lapang: Fasilitas pendidikan, sekolah, tempat penitipan anak, dan taman kanak-kanak perlu secara teratur membersihkan dan menjaga ruang kelas tetap lapang.
2. Memperkuat pemantauan kesehatan anak: Lembaga pendidikan perlu memantau kesehatan siswa secara ketat, mendeteksi dini kasus dengan gejala demam, batuk, pilek untuk segera memberi tahu fasilitas medis.
3. Lengkapi dengan makanan yang cukup: Lengkapi dengan air, vitamin, mineral, dan makanan yang lengkap dan cukup, membantu anak meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penyakit.
4. Jaga kebersihan pribadi: Anak-anak harus mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih. Ini membantu mengurangi risiko tertular infeksi pernapasan.
5. Vaksinasi lengkap: Orang tua perlu membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi lengkap dan tepat waktu serta pencegahan penyakit sesuai dengan petunjuk dari sektor kesehatan. Vaksinasi akan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/so-benh-nhi-kham-nhap-vien-vi-benh-ho-hap-tiep-tuc-tang-20241014093428513.htm
Komentar (0)