Kementerian Pendidikan dan Pelatihan baru saja mengirimkan dokumen ke Departemen Pendidikan dan Pelatihan mengenai seleksi dan pengumuman mata pelajaran ujian ketiga dan pedoman kriteria penerimaan untuk sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.
Terkait dengan isi kriteria penerimaan siswa baru SMP, dokumen Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengharuskan Dinas Pendidikan dan Pelatihan untuk segera menyusun dan menerbitkan prinsip dan kriteria penerimaan siswa baru SMP kelas 6 sesuai dengan kondisi riil daerah setempat, agar peserta didik, orang tua, guru, dan sekolah dapat memahami dengan jelas dan berperan aktif dalam proses penerimaan.
Secara khusus, dokumen Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga secara jelas menyatakan bahwa bagi sekolah dengan jumlah pendaftar siswa yang melebihi kuota sekolah yang ditetapkan, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan memberikan arahan kepada sekolah untuk melakukan penilaian kemampuan siswa melalui bentuk-bentuk penilaian berikut (sebagaimana ditentukan dalam peraturan penilaian siswa): tanya jawab, tulis, presentasi, praktik, percobaan,... untuk menjamin terselenggaranya penerimaan siswa baru secara adil, terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan praktis.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan meminta agar Departemen Pendidikan dan Pelatihan segera melaksanakan hal ini. Selama proses pelaksanaan, jika terdapat kesulitan atau masalah, harap dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (melalui Dinas Pendidikan Menengah) untuk dikoordinasikan dan diselesaikan.
Sebelumnya, sesuai dengan Surat Edaran 30, penerimaan siswa SMP dilakukan melalui seleksi. Kriteria seleksi secara khusus diatur oleh Dinas Pendidikan dan Pelatihan, untuk memastikan proses seleksi berlangsung adil, objektif, transparan, dan sesuai dengan kondisi aktual di daerah. Untuk SMP dan sekolah umum dengan berbagai jenjang, termasuk SMP milik universitas, sekolah tinggi, dan lembaga penelitian, kriteria seleksi diatur oleh universitas, sekolah tinggi, dan lembaga penelitian yang mengelolanya secara langsung, atau dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Dinas Pendidikan dan Pelatihan tempat sekolah tersebut berada.
Peraturan dalam Surat Edaran baru ini juga menyederhanakan prosedur administratif dalam pendaftaran; sejalan dengan kebijakan transformasi digital di bidang pendidikan dan pelatihan: pendaftaran sekolah menengah diselenggarakan secara daring. Jika tidak memenuhi persyaratan pendaftaran daring, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung atau melalui pos .
Namun setelah Surat Edaran 30 diumumkan, banyak sekolah menengah atas dan sekolah swasta yang bermutu tinggi dengan jumlah siswa yang banyak mendaftar setiap tahunnya tidak dapat menahan diri untuk bertanya-tanya, jika penerimaan hanya didasarkan pada catatan akademis tanpa tes dan penilaian terpisah, akan sangat sulit untuk memilih siswa yang cocok.
[iklan_2]
Sumber: https://vov.vn/xa-hoi/bo-gd-dt-so-gd-dt-huong-dan-cac-truong-danh-gia-nang-luc-hs-khi-tuyen-sinh-lop-6-post1147935.vov
Komentar (0)