Risiko infeksi
Toilet adalah lingkungan yang mengandung banyak bakteri dan kuman berbahaya. Saat Anda membawa ponsel ke sana, perangkat tersebut pasti akan terkontaminasi, menurut India Today (India).
Bakteri di ponsel Anda dapat dengan mudah mengikuti Anda keluar dari toilet, menyebar ke tangan, mulut, dan benda-benda di sekitar Anda. Hal ini meningkatkan risiko penyakit pencernaan seperti sakit perut dan infeksi usus.
Bakteri di ponsel Anda dapat dengan mudah mengikuti Anda keluar dari kamar mandi, menyebar ke tangan, mulut, dan benda-benda di sekitar.
Foto: AI
Risiko wasir
Salah satu akibat paling mengkhawatirkan dari penggunaan ponsel di toilet adalah duduk di toilet terlalu lama.
Terlalu asyik berselancar di internet, menonton video , membaca berita atau bermain game membuat waktu duduk menjadi lebih lama dari yang seharusnya.
"Duduk di toilet dalam waktu lama memberi tekanan berlebih pada vena rektal, yang berkontribusi pada pembentukan wasir. Postur alami tubuh untuk buang air besar seharusnya cepat, tetapi menggunakan telepon justru menunda proses ini," kata Mahesh Gupta, seorang ahli gastroenterologi di Rumah Sakit Dharamshila Narayana di New Delhi.
Tidak seperti duduk di kursi, duduk di toilet tidak memiliki penyangga di bawah pinggul sehingga tekanan terfokus sepenuhnya pada area rektal.
"Banyak pasien ambeien punya kebiasaan duduk di toilet selama 30 hingga 45 menit hanya untuk menonton Reels, YouTube, atau bermain game di ponsel," kata Vilas Kedar, ahli bedah anorektal di Mumbai, India.
Wasir dapat menimbulkan rasa nyeri, gatal, pendarahan saat buang air besar dan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari.
Jika tidak diobati sejak dini atau jika kebiasaan buruk berlanjut, penyakit ini dapat menjadi parah dan memerlukan intervensi bedah.
Dampak pada punggung dan leher
Tidak hanya memengaruhi sistem pencernaan, duduk terlalu lama dan dalam posisi yang salah saat menggunakan ponsel di toilet juga dapat menyebabkan nyeri leher dan punggung. Menundukkan kepala atau menegangkan tubuh terlalu lama dapat menyebabkan kelelahan otot.
Disarankan untuk tidak duduk di toilet lebih dari 10 menit. Jika ingin buang air besar, segera lakukan, jangan menunda atau mengejan.
Menjaga postur duduk yang benar, dengan lutut lebih tinggi dari pinggul (bisa menggunakan pijakan kaki kecil) juga membantu proses ekskresi berjalan lebih lancar.
Source: https://thanhnien.vn/su-dung-dien-thoai-khi-di-ve-sinh-anh-huong-den-suc-khoe-nhu-the-nao-185250626015748017.htm
Komentar (0)