Keputusan 33/2023/ND-CP berlaku mulai 1 Agustus 2023, mengatur tunjangan untuk pekerja paruh waktu di tingkat komune, desa, dan kelompok perumahan.
Tingkatkan tunjangan bagi pekerja paruh waktu di tingkat komune mulai 1 Agustus 2023. (Sumber: VGP) |
Meningkatkan tunjangan bagi pekerja paruh waktu di tingkat komune
Oleh karena itu, pekerja paruh waktu di tingkat komune berhak atas tunjangan. Anggaran pusat mengalokasikan dana tunjangan, termasuk iuran asuransi sosial dan asuransi kesehatan , untuk dibayarkan setiap bulan kepada pekerja paruh waktu di tingkat komune sebagai berikut:
- Unit administratif tingkat komune Tipe I dialokasikan dana tunjangan yang setara dengan 21,0 kali gaji pokok;
(Saat ini dalam Keputusan 92/2009/ND-CP (diubah dalam Keputusan 34/2019/ND-CP) setara dengan 16,0 kali gaji pokok.)
- Unit administratif tingkat komune Tipe II dialokasikan dana tunjangan yang setara dengan 18,0 kali gaji pokok;
(Saat ini 13,7 kali gaji pokok.)
- Unit administratif tingkat komune Tipe III dialokasikan dana tunjangan yang setara dengan 15,0 kali gaji pokok.
(Saat ini 11,4 kali gaji pokok.)
Bagi unit administratif setingkat kecamatan dengan penambahan jumlah tenaga nonprofesional di tingkat kecamatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 33 Keputusan 33/2023/ND-CP, jumlah total dana tunjangan dihitung bertambah sebesar 1,5 kali gaji pokok/01 tenaga nonprofesional tambahan.
Meningkatkan jumlah pekerja paruh waktu di tingkat komune di daerah padat penduduk
Sesuai dengan Pasal 33 Ayat 1 dan Ayat 2 Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 33 Tahun 2023/PMK.01.2023, jumlah tenaga kerja non-profesional di tingkat kecamatan ditetapkan sebagai berikut:
- Jumlah tenaga kerja non-profesional di tingkat kecamatan dihitung berdasarkan jenis satuan kerja perangkat daerah, dengan rincian sebagai berikut:
+ Tipe I berjumlah 14 orang;
+ Tipe II adalah 12 orang;
+ Tipe III adalah 10 orang.
- Panitia Rakyat tingkat provinsi, berdasarkan jumlah satuan-satuan pemerintahan tingkat kecamatan yang jumlah penduduk dan luas wilayahnya melebihi standar yang ditetapkan dalam Keputusan Panitia Tetap Majelis Permusyawaratan Rakyat tentang Standar Satuan Pemerintahan dan Klasifikasi Satuan Pemerintahan, menghitung jumlah tenaga kerja non-profesional tambahan di tingkat kecamatan sebagai berikut:
+ Kelurahan di distrik yang jumlah penduduknya bertambah 1/3 (sepertiga) dari jumlah penduduk yang ditentukan akan diizinkan untuk memiliki 1 staf non-profesional tambahan. Unit administratif setingkat komune yang tersisa yang jumlah penduduknya bertambah 1/2 (setengah) dari jumlah penduduk yang ditentukan akan diizinkan untuk memiliki 1 staf non-profesional tambahan;
+ Selain melakukan penambahan jumlah tenaga kerja non-profesional sesuai dengan jumlah penduduk sebagaimana dimaksud pada huruf a ayat 2 pasal 33 Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023/PMK.01/2023, setiap penambahan 100% luas areal alamiah yang ditentukan, satuan kerja perangkat daerah kabupaten/kota dapat menambah 01 tenaga kerja non-profesional.
(Dibandingkan dengan peraturan saat ini, telah ditambahkan peraturan untuk meningkatkan jumlah pekerja non-profesional di tingkat komune di daerah dengan populasi dan wilayah alam yang lebih besar dari standar yang ditentukan.)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)