Ibu Vo Thi Thuy Kieu memotong sampel celana untuk para pekerja.
Di tempat jahit milik Ibu Vo Thi Thuy Kieu (yang tinggal di kelurahan Ninh Phu, kecamatan Ninh Thanh, provinsi Tay Ninh ), para pekerja selalu bekerja, suasananya ramai. Tempat jahit Ibu Kieu menyediakan seragam untuk 3 sekolah dasar dan menengah di kelurahan Bau Nang lama, serta seragam kantor dan serikat pekerja untuk berbagai instansi dan unit. Selain itu, tempat jahit ini juga menjahit dan menjual kemeja putih, celana panjang, pakaian olahraga, ao dai untuk pelajar, dan ao dai untuk organisasi keagamaan. Tempat jahit ini memiliki 16 pekerja yang bekerja dalam berbagai tahap - memotong, menjahit, menyetrika, membuat kancing - baik di tempat maupun melalui outsourcing.
Ibu Kieu bercerita bahwa ia telah menjadi penjahit selama lebih dari 20 tahun. Sejak 2012, ia mulai menjahit seragam sekolah, tetapi saat itu, sebagian besar masih dibuat sesuai pesanan. Saat mengikuti tender seragam sekolah, ia menyadari bahwa penjahitan ini tidak dapat memenuhi kebutuhan produksi sekolah dalam skala besar, sehingga ia mulai mengubah haluan. Pada tahun 2019, ia beralih ke penjahitan sesuai pesanan agar lebih mudah dipotong, dijahit, dan diproduksi dalam skala besar. Untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan tersebut, ia berani berinvestasi pada mesin potong dan jahit.
Sebelumnya, "musim" menjahit seragam siswa dipersiapkan dan dilaksanakan pada bulan April dan Mei, tetapi kini, fasilitasnya beroperasi sepanjang tahun untuk memasok sekolah, pedagang grosir, dan pengecer di dalam dan luar provinsi. Pada awal Juni, pekerjaan mulai dipercepat dan pada pertengahan Agustus, fasilitas tersebut bergegas menyelesaikan seragam agar dapat dikirimkan tepat waktu untuk upacara pembukaan.
"Kami membuat seragam dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi siswa dan harga yang terjangkau bagi orang tua. Produk di fasilitas saya memang lebih mahal daripada yang dijual di pasaran, tetapi kualitasnya selalu terjamin dan tahan lama, sehingga banyak orang tua yang masih memilih untuk membelikannya untuk anak-anak mereka setiap tahun ajaran," ujar Ibu Kieu.
Ibu Vo Thi Le Hang sedang bergegas menjahit pakaian untuk dikirimkan ke pelanggan tepat waktu.
Toko jahit milik Ibu Vo Thi Le Hang (tinggal di kecamatan Phuoc Thanh) juga sibuk memotong dan menjahit untuk mengantarkan pakaian sebelum hari pertama sekolah bagi para siswa. Toko jahit ini sudah cukup tua, setiap tahunnya beliau sendiri menjahit sekitar 100 set pakaian untuk siswa dari semua tingkatan, terkadang lebih. Namun kini, karena kesehatan beliau yang kurang baik, beliau tidak banyak menerima pesanan untuk memastikan jahitan dan pengiriman tepat waktu kepada pelanggan. Harga satu set celana panjang dan satu kemeja yang dijahit sesuai model, serta satu ao dai, lebih dari 500.000 VND. Harga ini memang tidak murah dibandingkan dengan di daerah pedesaan, tetapi banyak orang tetap memilih untuk memesan seragam bagi anak-anak mereka karena kualitas, keindahan, kenyamanan, dan daya tahannya.
Menurut Ibu Hang, pelanggan yang memesan seragam, baik di dalam maupun di luar komune, datang ke tokonya untuk memesan dari mulut ke mulut. Ada juga pelanggan yang sudah menjadi pelanggan tetap sejak mereka masih mahasiswa hingga lulus dan menjadi guru. Setiap tahun ajaran, Ibu Hang tidak hanya membuat seragam untuk siswa, tetapi juga membuat seragam ao dai untuk guru.
"Waktu kecil, saya tidak bisa sekolah, jadi ketika saya menjahit seragam untuk murid-murid, saya senang melihat mereka mencoba pakaiannya dan terlihat cantik! Saya selalu berusaha sebaik mungkin agar anak-anak dan guru-guru bisa mendapatkan pakaian yang paling memuaskan," kata Ibu Hang./.
Vi Xuan
Sumber: https://baolongan.vn/tat-bat-nghe-may-dong-phuc-ngay-tuu-truong-a200624.html
Komentar (0)