Pria itu ditangkap sesaat sebelum ia dapat melakukan serangan. |
Seorang pria yang diduga merencanakan serangan massal ditangkap di dekat Stamford Bridge setelah Chelsea menang 2-0 atas Fulham. Tersangka mengenakan helm, pelindung tubuh, dan membawa senjata api serta amunisi cadangan.
Polisi bertindak cepat, menangkap tersangka sebelum terjadi penembakan dan memastikan tidak ada penonton yang terluka. Insiden ini kini sedang diselidiki secara aktif. Pihak berwenang sedang berupaya menentukan motif pria tersebut dan apakah ia bertindak sendirian.
Pertandingan antara Chelsea dan Fulham menarik banyak penonton ke Stamford Bridge, yang berkapasitas lebih dari 40.000.
Kembali ke pertandingan, wasit Robert Jones menimbulkan kontroversi ketika ia membuat banyak keputusan membingungkan, yang secara langsung memengaruhi hasil kemenangan Chelsea 2-0 atas Fulham di putaran ke-3 Liga Premier.
Dua bola mati yang dicetak Joao Pedro (menit ke-45+10) dan Enzo (menit ke-56) membantu Chelsea mengalahkan Fulham di Stamford Bridge. Wasit Robert Jones membuat keputusan kontroversial dalam kedua gol Chelsea, yang menguntungkan tim tuan rumah.
Ini adalah kemenangan kedua berturut-turut bagi pelatih Enzo Maresca dan timnya. Di laga pembuka, Chelsea bermain imbang 0-0 dengan Crystal Palace. Setelah 3 putaran, Chelsea sementara memimpin dengan 7 poin.
Sumber: https://znews.vn/tay-sung-bi-bat-ben-ngoai-san-cua-chelsea-post1581399.html
Komentar (0)