Pemerintah baru saja mengeluarkan Resolusi No. 04/2025/NQ-CP tanggal 20 Agustus 2025 tentang menghilangkan kesulitan dan hambatan dalam pelaksanaan proyek dan tugas penerapan teknologi informasi dengan menggunakan dana anggaran negara.
Resolusi ini mengatur tentang penghapusan kesulitan dan hambatan dalam pelaksanaan proyek dan tugas penerapan teknologi informasi dengan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (belanja investasi pembangunan dan belanja rutin), meliputi: Tata cara pelaksanaan proyek investasi penerapan teknologi informasi; jumlah investasi, perkiraan proyek investasi penerapan teknologi informasi; tata cara pelaksanaan kegiatan pengadaan dan penyewaan jasa teknologi informasi.
Tata Cara Pelaksanaan Proyek Investasi Aplikasi Teknologi Informasi
Berdasarkan Resolusi tersebut, proses pelaksanaan proyek investasi aplikasi teknologi informasi yang menggunakan modal anggaran negara dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Keputusan Pemerintah No. 73/2019/ND-CP tanggal 5 September 2019 yang mengatur pengelolaan investasi aplikasi teknologi informasi yang menggunakan modal anggaran negara dan Keputusan Pemerintah No. 82/2024/ND-CP tanggal 10 Juli 2024 yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Keputusan Pemerintah No. 73/2019/ND-CP, kecuali ketentuan tentang langkah-langkah desain; wewenang penilaian proyek, penilaian desain proyek; waktu penilaian, keputusan investasi; total investasi, estimasi proyek dan peraturan khusus untuk proyek perangkat lunak internal dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Resolusi ini.
Mengenai langkah-langkah desain, Resolusi menetapkan bahwa desain dilakukan dalam 1 atau 2 langkah: desain 1 langkah meliputi desain terperinci; desain 2 langkah meliputi desain dasar dan desain terperinci.
Dalam hal desain satu langkah, desain terperinci dan estimasi laporan ekonomi -teknis disiapkan pada tahap persiapan investasi, bukan desain dasar dan total investasi laporan studi kelayakan.
Dalam hal desain 2 langkah, desain terperinci harus konsisten dengan desain dasar yang disetujui dalam hal model keseluruhan, model logis, model fisik sistem atau komponen sistem (jika ada).
Ada 03 jenis proyek yang menerapkan desain 01 langkah termasuk:
(a) Proyek ini menggunakan dana investasi pembangunan dari APBN untuk membeli suku cadang, penggantian, dan melengkapi perangkat keras dan perangkat lunak komersial dalam sistem informasi yang ada; membeli peralatan yang tidak memerlukan instalasi; membeli perangkat lunak komersial; membeli perangkat keras individual; membeli perangkat keras, perangkat lunak, dan basis data yang tidak termasuk dalam kegiatan yang tercantum dalam Pasal 3 Pasal 24 Keputusan No. 73/2019/ND-CP. Konten desain dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 27 Pasal 27 Pasal 1 Poin b Keputusan No. 73/2019/ND-CP.
(b) Proyek yang menggunakan dana investasi pembangunan dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau dana belanja rutin dari anggaran pendapatan dan belanja negara untuk investasi pada sistem informasi, perangkat keras, perangkat lunak, dan basis data sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24, Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 73/2019/ND-CP mempunyai total investasi paling banyak VND 20 miliar.
(c) Bagi proyek yang menggunakan dana investasi pembangunan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau dana belanja rutin yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara, yang tidak termasuk dalam hal sebagaimana dimaksud pada huruf b di atas, apabila penanam modal menilai bahwa perancangan satu tahap dapat dilaksanakan, maka penanam modal wajib melaporkan kepada instansi yang berwenang untuk mengambil keputusan penanaman modal, agar perancangan satu tahap tersebut dapat dilaksanakan.
Resolusi tersebut juga secara khusus menetapkan proyek-proyek yang tunduk pada desain 2-tahap, termasuk: Proyek-proyek yang tidak tunduk pada desain 1-tahap sebagaimana disebutkan di atas atau proyek-proyek yang ditentukan dalam Poin b di atas tetapi otoritas kompeten yang memutuskan investasi memerlukan desain 2-tahap.
Proyek Kelompok A tidak harus menyerahkan desain dasar dan desain rinci kepada Kementerian Sains dan Teknologi untuk penilaian.
Terkait kewenangan penilaian proyek, Resolusi tersebut menetapkan bahwa untuk proyek yang menggunakan dana investasi pembangunan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara, lembaga penilai proyek ditetapkan berdasarkan ketentuan Undang-Undang tentang Penanaman Modal Publik.
Untuk proyek yang menggunakan dana belanja rutin dari anggaran pendapatan dan belanja negara, instansi yang berwenang dalam penetapan penanaman modal dan pengadaan barang/jasa membentuk Dewan Penilai atau menugaskan badan khusus di bawah kewenangannya untuk menyelenggarakan penilaian proyek.
Terkait kewenangan penilaian desain dasar dalam hal desain 2 tahap, desain rinci dalam hal desain 1 tahap, proyek golongan A tidak harus menyerahkan kepada Kementerian Sains dan Teknologi untuk penilaian desain dasar dan desain rinci.
Untuk proyek yang menjadi kewenangan penetapan penanaman modal dan pengadaan barang/jasa pada kementerian dan lembaga pusat, unit teknologi informasi khusus yang menjadi kewenangan penetapan penanaman modal dan pengadaan barang/jasa melakukan penilaian desain dasar dan desain rinci proyek.

Untuk proyek yang berada di bawah kewenangan keputusan investasi dan pengadaan lokal, unit teknologi informasi khusus di bawah Komite Rakyat provinsi akan menilai desain dasar dan desain rinci proyek.
Penilaian proyek tidak boleh melebihi 30 hari kerja untuk proyek kelompok A dan tidak melebihi 20 hari kerja untuk proyek kelompok B dan C.
Mengenai waktu penilaian proyek dan keputusan investasi, Resolusi tersebut menetapkan waktu penilaian proyek (termasuk waktu penilaian desain) sejak tanggal diterimanya dokumen yang lengkap dan sah oleh lembaga penilai sebagai berikut:
Tidak lebih dari 30 hari kerja untuk proyek kelompok A, yang waktu penilaian desainnya tidak lebih dari 15 hari kerja.
Tidak lebih dari 20 hari kerja untuk proyek kelompok B dan C, yang mana waktu penilaian desain tidak lebih dari 10 hari kerja.
Waktu pengambilan keputusan penanaman modal proyek terhitung sejak tanggal instansi yang berwenang memberikan keputusan penanaman modal dan menerima dokumen yang lengkap dan sah: Paling lama 05 (lima) hari kerja untuk proyek golongan A; paling lama 03 (tiga) hari kerja untuk proyek golongan B dan C.
Resolusi tersebut juga dengan jelas menyatakan: Investor diperbolehkan untuk melakukan penyesuaian sendiri, menilai, dan menyetujui penyesuaian terhadap desain dasar (dalam hal desain 2 tahap) atau desain detail (dalam hal desain 1 tahap) jika tujuan, skala, waktu pelaksanaan, dan hasil keluaran proyek tidak berubah dan tidak melebihi total investasi (dalam hal desain 2 tahap) atau estimasi (dalam hal desain 1 tahap) yang telah disetujui. Investor harus mematuhi secara ketat peraturan tentang persyaratan desain saat melakukan penyesuaian desain, bertanggung jawab penuh atas desain yang telah disesuaikan, dan menyerahkan desain yang telah disesuaikan kepada otoritas yang berwenang yang memutuskan investasi untuk diawasi.
Total investasi, estimasi proyek untuk investasi aplikasi teknologi informasi
Berdasarkan Resolusi tersebut, total investasi dan perkiraan anggaran untuk proyek investasi penerapan teknologi informasi akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 19 dan 28 Keputusan No. 73/2019/ND-CP. Khususnya, metode penentuan beberapa biaya pelaksanaan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan berikut:
Biaya konstruksi dan pemasangan; biaya peralatan (biaya untuk pembelian peralatan teknologi informasi; biaya untuk pembuatan basis data; standarisasi dan konversi untuk entri data, pembuatan basis data; pelaksanaan entri data untuk basis data; biaya untuk pemasangan peralatan; pemasangan perangkat lunak; pengujian dan kalibrasi peralatan dan perangkat lunak; biaya untuk pelatihan mengenai petunjuk penggunaan; biaya untuk pelatihan staf dalam mengelola dan mengoperasikan sistem (jika ada); biaya untuk penerapan, dukungan, pengelolaan, dan pengoperasian produk atau item pekerjaan proyek sebelum menerima dan menyerahkan seluruh produk proyek (jika ada)) ditentukan menurut metode penentuan biaya menurut penawaran.
Biaya manajemen proyek (dalam hal menyewa konsultan dan tidak termasuk biaya pengawasan dan evaluasi investasi proyek) dan biaya konsultasi investasi (kecuali dalam hal investor melaksanakan proyek sendiri) ditentukan menurut metode penentuan biaya menurut kuotasi atau metode penentuan biaya menurut tenaga ahli.
Biaya-biaya lain (kecuali biaya audit independen, biaya penilaian, dan persetujuan penyelesaian modal investasi) ditentukan menurut metode penentuan biaya menurut kuotasi.
Tata cara penetapan biaya berdasarkan penawaran dan tata cara penetapan biaya berdasarkan tenaga ahli berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang penetapan dan pengelolaan biaya investasi aplikasi teknologi informasi dengan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara.

Prosedur pembelian dan penyewaan layanan teknologi informasi
Resolusi tersebut menetapkan bahwa kegiatan penerapan teknologi informasi 04 yang menggunakan dana belanja rutin dari anggaran pendapatan dan belanja negara, dibeli dan digunakan sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang anggaran pendapatan dan belanja negara, undang-undang tentang lelang, undang-undang tentang pengelolaan dan penggunaan kekayaan negara, dan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait, serta tidak memerlukan penyusunan proyek atau rencana pengadaan jasa sesuai persyaratan khusus, termasuk:
(1) kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 Klausul 1 Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019/PMK.01/2019;
(2) kegiatan pengadaan untuk cadangan, penggantian, dan penambahan perangkat keras dan perangkat lunak komersial (termasuk pemutakhiran hak cipta perangkat lunak komersial) ke sistem informasi yang ada; pengadaan peralatan yang tidak memerlukan instalasi; pengadaan perangkat lunak komersial (termasuk pemutakhiran hak cipta perangkat lunak komersial); pengadaan peralatan perangkat keras individual;
(3) Peningkatan dan perluasan sistem informasi, perangkat keras, perangkat lunak, dan basis data dengan menggunakan biaya rutin dari anggaran pendapatan dan belanja negara harus segera dilaksanakan mengingat adanya perubahan proses bisnis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
(4) Pembangunan, peningkatan, dan perluasan sistem informasi, perangkat keras, perangkat lunak, dan basis data yang menggunakan dana belanja rutin dari anggaran pendapatan dan belanja negara untuk tugas-tugas yang sangat mendesak dan harus segera dilaksanakan sesuai dengan arahan Resolusi Majelis Nasional, Resolusi Pemerintah, Keputusan, Arahan, dan dokumen yang memberitahukan pendapat para pemimpin Pemerintah, yang jika menerapkan ketentuan Pasal 51a atau Klausul 2, Pasal 52 Keputusan No. 73/2019/ND-CP, tidak akan menjamin penyelesaian sesuai jadwal.
Pimpinan Kementerian, Lembaga Pusat, atau Ketua DPRD Provinsi menetapkan penerapan tidak wajib membentuk proyek atau rencana pengadaan jasa sesuai persyaratan khusus dalam kegiatan penerapan teknologi informasi tersebut di atas.
Kementerian, lembaga pusat, dan Komite Rakyat provinsi bertanggung jawab untuk memeriksa dan mengawasi unit-unit pengguna anggaran dalam melaksanakan tugas untuk memastikan penghematan, efisiensi, dan pencegahan kerugian, pemborosan, dan hal-hal negatif. Unit-unit pengguna anggaran bertanggung jawab untuk mengelola dan menggunakan dana untuk memastikan tujuan, kualitas, dan efektivitas yang tepat dalam melaksanakan tugas.
Kegiatan penyewaan jasa teknologi informasi dilaksanakan berdasarkan ketentuan Pasal 52 Peraturan Pemerintah Nomor 73/2019/ND-CP, yang mana beberapa isinya dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah ini sebagai berikut:
- Tidak perlu menjelaskan pilihan bentuk penyewaan atau investasi dan pembelian layanan TI.
Estimasi sewa layanan TI sesuai dengan persyaratan khusus yang tercantum dalam Pasal 55 Keputusan No. 73/2019/ND-CP. Biaya sewa layanan ditentukan berdasarkan metode penentuan biaya berdasarkan penawaran; biaya manajemen (dalam hal mempekerjakan konsultan), biaya konsultasi (kecuali jika penyedia jasa menyewa jasa konsultan) ditentukan berdasarkan metode penentuan biaya berdasarkan penawaran atau metode penentuan biaya berdasarkan tenaga ahli; biaya lainnya (kecuali biaya pemeriksaan dan persetujuan pelunasan modal) ditentukan berdasarkan metode penentuan biaya berdasarkan penawaran.
Tata cara penetapan biaya berdasarkan penawaran dan tata cara penetapan biaya berdasarkan tenaga ahli berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang penetapan dan pengelolaan biaya investasi aplikasi teknologi informasi dengan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara.
Source: https://www.vietnamplus.vn/thao-go-kho-khan-trong-cac-du-an-cong-nghe-thong-tin-dung-von-ngan-sach-nha-nuoc-post1056953.vnp
Komentar (0)