Harga lada domestik hari ini (11 Oktober 2024) terus mencatat penurunan tipis sebesar VND 1.000/kg dibandingkan kemarin, diperdagangkan di kisaran VND 145.000-147.000/kg. Harga tertinggi tercatat di Dak Lak dan Dak Nong , mencapai VND 147.000/kg. Penurunan ini terus menimbulkan pertanyaan tentang prospek pasar lada domestik, terutama mengingat harga lada ekspor masih terjaga stabil.
Menurut para ahli, sedikit penurunan harga lada dalam negeri terutama disebabkan oleh dampak beberapa faktor: berkurangnya permintaan konsumsi dalam negeri, daya saing dari produk alternatif, tekanan dari harga emas dan USD, serta persiapan panen kopi baru.
Menurunnya permintaan domestik menjadi salah satu penyebab utama penurunan harga lada. Perekonomian Tiongkok, pasar impor lada terbesar Vietnam, menghadapi banyak kesulitan pada tahun 2024, terutama pertumbuhan yang lambat, penurunan permintaan konsumen, dan tekanan pada cadangan devisa. Hal ini menyebabkan penurunan tajam impor lada dari Vietnam ke Tiongkok. Bahkan, dalam 9 bulan pertama tahun 2024, ekspor lada ke Tiongkok menurun sebesar 84,1%, yang sangat memengaruhi total volume ekspor Vietnam.
Prakiraan harga lada untuk besok, 12 Oktober 2024: Volatilitas pasar karena pasokan terbatas. |
Selain itu, persaingan dari produk substitusi seperti cabai, lada hitam, dan rempah-rempah lainnya juga menekan harga lada domestik. Konsumen semakin memiliki lebih banyak alternatif lada, yang menyebabkan penurunan permintaan konsumsi lada domestik.
Tekanan dari harga emas dan dolar AS juga merupakan faktor penting. Tingginya harga emas dan dolar AS telah memengaruhi harga lada domestik, sehingga membuat lada lebih mahal daripada produk alternatif.
Panen kopi yang akan datang juga menjadi faktor yang memengaruhi pasar lada di masa mendatang. Para petani akan berfokus pada produksi kopi, yang menyebabkan penurunan produksi lada.
Meskipun harga lada domestik cenderung menurun, harga ekspor lada Vietnam tetap stabil karena terbatasnya pasokan dan permintaan dari pasar lain. Asosiasi Lada dan Rempah Vietnam (VPSA) menyatakan bahwa dalam 9 bulan pertama tahun 2024, Vietnam mengekspor 200.894 ton lada dari semua jenis, dengan total omzet ekspor sebesar 991,0 juta dolar AS.
Para ahli memperkirakan harga lada di masa mendatang akan terus berfluktuasi antara 144.000 - 146.000 VND/kg. Persiapan panen kopi baru dapat memengaruhi pasar lada di masa mendatang, tetapi harga ekspor lada Vietnam diperkirakan akan tetap stabil karena terbatasnya pasokan.
Singkatnya, harga lada domestik menunjukkan sedikit tren penurunan, tetapi masih berada pada level positif karena terbatasnya pasokan dan permintaan dari pasar lain. Namun, faktor-faktor seperti menurunnya permintaan konsumsi domestik, persaingan dari produk alternatif, tekanan harga emas dan dolar AS, serta panen kopi yang akan datang dapat memberikan tekanan pada pasar lada di masa mendatang. Petani dan pelaku usaha perlu memantau situasi pasar secara cermat untuk mengembangkan strategi bisnis yang tepat guna memastikan keuntungan dan pembangunan berkelanjutan bagi industri lada Vietnam.
*Prakiraan hanya untuk referensi.
Komentar (0)