Harga lada hari ini, 20 September 2024, di pasar domestik terus merosot di beberapa daerah utama, diperdagangkan pada kisaran 148.000 - 150.000 VND/kg.
Harga lada hari ini, 20 September 2024: Pasar anjlok, harga ekspor lada Vietnam naik lebih dari 70% selama periode yang sama. (Sumber: EMediHealth) |
Harga lada hari ini, 20 September 2024, di pasar domestik terus anjlok di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 148.000 - 150.000 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai adalah sebesar 148.000 VND/kg.
Harga lada saat ini di provinsi Dong Nai (148.000 VND/kg); Dak Lak (150.500 VND/kg); Dak Nong (150.000 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (148.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (148.000 VND/kg).
Dengan demikian, melanjutkan penurunan yang terjadi selama dua hari terakhir, harga lada domestik hari ini anjlok di beberapa daerah utama lainnya. Harga lada tertinggi mencapai 150.000 VND/kg.
Statistik awal dari Asosiasi Lada dan Rempah Vietnam menunjukkan bahwa dalam 15 hari pertama bulan September 2024, Vietnam mengekspor 6.917 ton lada, dengan total omzet ekspor sebesar 42,3 juta USD.
Perusahaan pengekspor utama meliputi: Olam Vietnam: 970 ton, Phuc Sinh: 743 ton, Haprosimex JSC: 568 ton, Tran Chau: 561 ton dan Nedspice Vietnam: 480 ton.
Di sisi lain, Vietnam mengimpor 706 ton, dengan total omzet impor sebesar 3,7 juta dolar AS. Olam Vietnam, Tran Chau, dan Phuc Thinh merupakan tiga importir terbesar, masing-masing mencapai 149 ton, 109 ton, dan 105 ton. Indonesia dan Brasil masih menjadi dua pemasok utama lada ke Vietnam, masing-masing mencapai 359 ton dan 245 ton.
Sementara itu, data terbaru dari Departemen Umum Bea Cukai sedikit lebih tinggi. Dengan demikian, ekspor lada Vietnam pada paruh pertama September mencapai 7.278 ton, senilai 45,4 juta dolar AS, naik 1,1% dalam volume dan 72,4% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Terakumulasi sejak awal tahun hingga 15 September, ekspor lada mencapai 190.208 ton, senilai 923,3 juta USD, turun 2,5% dalam volume tetapi naik 44% dalam nilai selama periode yang sama.
Harga ekspor lada pada paruh pertama September rata-rata mencapai 6.239 dolar AS/ton, naik 3,8% dibandingkan Agustus dan naik 70,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selama 9 bulan pertama tahun ini, harga ekspor lada rata-rata mencapai 4.854 ton, naik 47,7% dibandingkan dengan 3.286 dolar AS/ton pada periode yang sama tahun 2023.
Perusahaan ekspor utama dalam 15 hari pertama bulan September meliputi: Olam Vietnam: 970 ton, Phuc Sinh: 743 ton, Haprosimex JSC: 568 ton, Tran Chau: 561 ton dan Nedspice Vietnam: 480 ton.
Dalam 15 hari pertama bulan September, Vietnam juga mengimpor 706 ton lada, dengan total omzet impor sebesar 3,7 juta dolar AS. Olam Vietnam, Tran Chau, dan Phuc Thinh merupakan tiga importir terbesar, masing-masing dengan 149 ton, 109 ton, dan 105 ton.
Mengenai pasar pasokan, Indonesia dan Brasil masih menjadi dua negara pemasok lada utama ke Vietnam dengan volume masing-masing mencapai 359 ton dan 245 ton.
Di pasar dunia , pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) pada 7.589 USD/ton, turun 0,08%; harga lada hitam Brasil ASTA 570 pada 7.000 USD/ton; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA pada 8.800 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 9.154 USD/ton, turun 0,08%; Harga lada putih ASTA Malaysia berada pada 10.900 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada harga 6.800 dolar AS/ton untuk 500 g/l; 7.100 dolar AS/ton untuk 550 g/l; dan 10.150 dolar AS/ton untuk lada putih. IPC menurunkan harga lada di Indonesia sambil menjaga harga tetap stabil di negara lain.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/gia-tieu-hom-nay-2092024-thi-truong-lao-doc-gia-ho-tieu-viet-nam-xuat-khau-tang-hon-70-so-voi-cung-ky-286890.html
Komentar (0)