Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Apa yang membuat "tank super" Jerman Leopard 2 "jatuh" 6 kali di Ukraina?

Báo Công thươngBáo Công thương12/10/2024

[iklan_1]

Pada Oktober 2024, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan penggunaan drone FPV untuk menghancurkan enam tank Leopard 2 Jerman dalam kurun waktu empat bulan. Serangan tersebut terjadi di wilayah Kurakhove di Distrik Militer Selatan Rusia, dan juga menargetkan kendaraan lapis baja Bradley Ukraina dan sebuah pusat komunikasi. Tank Leopard, simbol kekuatan lapis baja tercanggih NATO, memainkan peran kunci dalam operasi pertahanan dan serangan balik Ukraina.

Tank Leopard 2A4 dan 2A6, yang dilengkapi dengan meriam smoothbore 120 mm dan lapis baja komposit canggih, merupakan senjata canggih yang mampu menghadapi ancaman besar di medan perang. Meskipun Leopard 2A4 merupakan tank yang lebih tua, keseimbangan daya tembak dan mobilitasnya telah membuktikan kehebatannya dalam pertempuran.

Thứ gì làm 'siêu xe tăng' Leopard 2 của Đức 6 lần 'gục ngã' ở Ukraine?
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan penggunaan drone FPV untuk menghancurkan enam tank Leopard 2 Jerman dalam waktu empat bulan. - Foto: Media Sosial Rusia

Sementara itu, Leopard 2A6, dengan meriam L/55 yang telah ditingkatkan, menawarkan jangkauan yang lebih jauh dan penetrasi yang lebih tinggi, sehingga lebih efektif melawan posisi musuh yang dibentengi. Namun, tank-tank ini masih menghadapi kesulitan logistik dan perawatan di Ukraina, akibat kondisi pertempuran yang keras dan kekurangan suku cadang.

Drone FPV, yang mampu melancarkan serangan presisi secara real-time, telah menjadi senjata utama militer Rusia. Drone ini memungkinkan serangan disesuaikan secara real-time dengan situasi di lapangan dan mengurangi risiko bagi pasukan. Dengan berfokus pada tank Leopard, pasukan Rusia berharap dapat menetralisir salah satu senjata utama Ukraina.

Operator drone sering kali menargetkan titik lemah tank, seperti optik, knalpot mesin, atau lapisan pelindung belakang. Leopard 2A6 khususnya tidak memiliki sistem anti-drone, sehingga rentan terhadap serangan dari atas.

Selain itu, untuk menyerang secara efektif, drone FPV sering mendekati targetnya di ketinggian rendah, sehingga terhindar dari deteksi. Operator Rusia sering berkoordinasi dengan artileri untuk mengurangi kemampuan kru bereaksi, sehingga tank lebih rentan terhadap serangan. Di lingkungan perkotaan atau area hutan lebat, drone FPV dapat memanfaatkan ruang sempit untuk mendekati tank tanpa terdeteksi, dan bahkan dapat menargetkan bagian-bagian penting seperti palka atau jalur tank.

Pengawasan juga memainkan peran kunci dalam strategi ini, dengan drone pengintai (UAV) yang digunakan untuk mendeteksi dan melacak pergerakan tank, memberikan informasi bagi FPV untuk melakukan serangan yang lebih presisi. Hal ini menunjukkan pendekatan sistematis dalam pertempuran yang bertujuan menghancurkan aset-aset strategis Ukraina, terutama tank tempur utama seperti Leopard 2.

Meskipun Leopard 2 dianggap sebagai salah satu tank terbaik di dunia dan dirancang untuk melawan tank Rusia, banyak tank yang saat ini berada di Ukraina tidak lagi beroperasi karena serangan Rusia dan masalah logistik. Menurut data ORYX, dari 61 Leopard yang dikirimkan, hampir setengahnya tidak dapat dioperasikan, yang menunjukkan kesulitan teknis yang dihadapi Ukraina.

Saat ini, karena ancaman drone FPV, tank Leopard 2 jarang digunakan dalam operasi tempur reguler. Meskipun berkontribusi signifikan dalam serangan balasan pada musim panas 2023, Leopard menderita kerugian besar, sehingga memaksa pasukan Ukraina untuk lebih mengandalkan artileri.

Biaya tank-tank ini juga menjadi masalah utama. Setiap Leopard 2A6 berharga sekitar $8,42 juta, sementara hadiah 3.000 euro yang ditawarkan Rusia untuk menghancurkannya tidaklah kecil, tetapi hal ini telah memotivasi tentara Rusia untuk menargetkan kendaraan mahal ini. Menghancurkan Leopard bukan hanya kemenangan militer , tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi Ukraina dan sekutunya.


[iklan_2]
Sumber: https://congthuong.vn/thu-gi-lam-sieu-xe-tang-leopard-2-cua-duc-6-lan-guc-nga-o-ukraine-351932.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk