Perdana Menteri Pham Minh Chinh menyarankan agar CEO Apple Tim Cook mempertimbangkan Vietnam sebagai "basis" produksi dalam rantai pasokan global untuk mendiversifikasi pasar.
Pada sore hari tanggal 16 April, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima CEO Apple, Tim Cook, di kantor pusat Pemerintah. Beliau sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Apple atas perluasan produksi dan bisnisnya di Vietnam, yang telah menciptakan lebih dari 200.000 lapangan kerja bagi para pekerja.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menyambut Tim Cook di kantor pusat pemerintahan . Foto: TTX
Untuk berkontribusi dalam mewujudkan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-AS, pemimpin Pemerintah meminta Apple untuk terus mendukung Vietnam dalam peningkatan kelembagaan, pembangunan hijau, produksi hijau, energi terbarukan, tenaga angin, tenaga surya, dan tenaga biomassa.
Ia juga berharap Apple akan mendukung pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi dan menjadikan Vietnam sebagai "benteng" untuk berpartisipasi dalam rantai pasokan global, produksi, dan diversifikasi pasar. Pemerintah akan membentuk kelompok kerja untuk mendukung Apple agar berkembang lebih efektif di Vietnam.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Menteri Huynh Thanh Dat (Sains dan Teknologi), Nguyen Manh Hung (Informasi dan Komunikasi), dan Bui Thanh Son (Urusan Luar Negeri) mengundang CEO Apple Tim Cook untuk mengunjungi kantor pusat Pemerintah. Foto: TTX
Tim Cook mengatakan bahwa kunjungan dan pekerjaannya di Vietnam sangat menyenangkan, menyaksikan komunitas inovasi yang kuat, dinamis, dan energik. Ia berharap dapat terus mempromosikan kerja sama dan kegiatan investasi berkualitas tinggi di Vietnam.
Sebelum bertemu dengan para pemimpin pemerintah Vietnam, Tim Cook mengunjungi Sekolah Bintang Hanoi di Distrik Thanh Xuan. Ia berinteraksi dengan para siswa dan guru di halaman sekolah, lalu pergi ke gedung utama untuk menghadiri kelas Sains, di mana para siswa menggunakan iPad 100%.
Setibanya di Hanoi kemarin, CEO Apple berjalan-jalan di Danau Hoan Kiem, berbincang dengan KOL teknologi Ngo Duc Duy. Setelah itu, beliau menikmati kopi telur selama kurang lebih 30 menit bersama penyanyi My Linh dan My Anh di sebuah restoran di Kawasan Kota Tua. Selama perbincangan tersebut, Bapak Tim Cook membahas berbagai bidang seni dan kreatif, serta mempelajari budaya dan sejarah Hanoi.
Tim Cook berbicara dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Pham Minh Chinh. Foto: Nhat Bac
Apple mengatakan akan memperdalam komitmennya terhadap Vietnam, meningkatkan belanja untuk pemasok, dan membuat kemajuan dalam inisiatif penyediaan air bersih bagi sekolah-sekolah setempat. "Tak ada tempat seperti Vietnam, negara yang semarak dan indah," ujar CEO Apple tersebut.
Tim Cook, 64 tahun, bergabung dengan Apple pada Maret 1998 sebagai wakil presiden senior operasi global dan kemudian wakil presiden eksekutif. Ia diangkat menjadi CEO Apple pada Agustus 2011.
Setelah menduduki jabatan puncak, ia segera menunjukkan kemampuan kepemimpinannya dengan membantu Apple menggandakan pendapatan dan labanya dari tahun 2011 hingga 2020. Pada tahun 2023, Apple menjadi perusahaan pertama di dunia yang mencapai kapitalisasi pasar sebesar $3.000 miliar. Di bawah kepemimpinan Tim Cook, Apple meluncurkan produk-produk teknologi yang benar-benar baru seperti Apple Watch dan kacamata realitas virtual Vision Pro.
Komentar (0)