Perdana Menteri Christopher Luxon akan mengunjungi Hanoi dan Kota Ho Chi Minh, didampingi oleh delegasi pemimpin bisnis senior Selandia Baru.
Sebelum kunjungannya ke Vietnam, Perdana Menteri Christopher Luxon berbagi tentang hubungan antara kedua negara.
"Vietnam adalah bintang yang sedang naik daun di Asia Tenggara, salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan ini. Tahun ini, kedua negara kita merayakan 50 tahun hubungan diplomatik . Kunjungan saya akan memperkuat hubungan kita, memperkuat perdagangan bilateral, dan membuka pintu bagi lebih banyak peluang bagi bisnis...", ujar Perdana Menteri Christopher Luxon.
Perdana Menteri Selandia Baru menyampaikan bahwa perdagangan antara kedua negara telah tumbuh sebesar 40% dalam 5 tahun terakhir, tetapi masih banyak ruang untuk pertumbuhan. Beliau menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan para pemimpin Vietnam guna mencapai omzet perdagangan dua arah sebesar 3 miliar dolar AS pada tahun 2026.
Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon menyelenggarakan upacara penyambutan Perdana Menteri Pham Minh Chinh selama kunjungannya ke Selandia Baru pada Maret 2024. Foto: Nhat Bac
Pemimpin Selandia Baru berkomentar bahwa dengan lebih dari dua dekade pertumbuhan ekonomi lebih dari 5% per tahun dan populasi lebih dari 100 juta orang, Vietnam merupakan pasar dengan peluang besar bagi Selandia Baru, terutama di bidang pendidikan dan penyediaan makanan dan minuman berkualitas tinggi.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Perdana Menteri Selandia Baru akan mengadakan pembicaraan untuk membahas kerja sama dan langkah-langkah penguatan Kemitraan Strategis. Perdana Menteri Christopher Luxon juga akan menyampaikan pidato penting di Forum Masa Depan ASEAN. Pidatonya di Hanoi bertepatan dengan perayaan 50 tahun hubungan Selandia Baru dengan ASEAN.
"Keamanan dan kemakmuran Selandia Baru di masa depan berkaitan erat dengan keberhasilan ASEAN dan negara-negara anggotanya. Kami berupaya memperkuat kerja sama dan memperdalam hubungan kami dengan ASEAN," ujar Perdana Menteri Christopher Luxon.
Terkait hubungan Vietnam-Selandia Baru, Selandia Baru selalu menegaskan pentingnya hubungan dengan Vietnam; menganggap Vietnam sebagai faktor penting dalam kebijakannya terhadap kawasan Asia-Pasifik. Kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada 19 Juni 1975.
Pada Februari 2025, Vietnam merupakan mitra dagang terbesar ke-12 Selandia Baru, di mana Vietnam merupakan eksportir terbesar ke-12 ke pasar Selandia Baru dan importir terbesar ke-18 di Selandia Baru.
Selandia Baru adalah mitra dagang terbesar ke-41 Vietnam (peringkat ke-41 dalam ekspor dan ke-37 dalam impor). Omzet perdagangan dua arah terus meningkat selama bertahun-tahun.
Selandia Baru menyediakan sumber ODA yang stabil bagi Vietnam dan terus meningkat setiap tahunnya. Kerja sama pendidikan merupakan salah satu bidang kerja sama yang menonjol.
Di bidang keamanan dan pertahanan, Selandia Baru mendukung Vietnam dalam menyelenggarakan kursus pelatihan tentang kontraterorisme, teknik kriminal dan investigasi, serta pencegahan pencucian uang dan kejahatan teknologi tinggi.
Pertanian merupakan bidang kerja sama yang penting dan potensial dalam hubungan bilateral. Vietnam telah membuka pasarnya untuk kentang komersial, daging sapi beku, kiwi, apel, labu, dan stroberi dari Selandia Baru.
Selandia Baru telah melisensikan mangga, buah naga, rambutan, lemon, dan jeruk bali dari Vietnam. Selandia Baru berencana membuka pasarnya untuk madu, pir, daging rusa, dan rusa elk. Vietnam telah berencana membuka pasarnya untuk lengkeng, leci, dan bunga potong.
Forum Masa Depan ASEAN 2025 berlangsung pada 25-26 Februari di Hanoi dengan tema: "Membangun ASEAN yang bersatu, inklusif, dan tangguh di dunia yang bergejolak". Forum ini memiliki 12 kegiatan, termasuk 1 sesi tingkat tinggi, 5 sesi pleno, 1 jamuan makan malam gala, 1 jamuan makan siang kerja, dan kegiatan lainnya.
Tiga pemimpin negara tingkat tinggi, termasuk Perdana Menteri Malaysia, Presiden Timor Leste, dan Perdana Menteri Selandia Baru, diperkirakan akan hadir. Sekitar 10 wakil perdana menteri, menteri atau setingkatnya, dan Sekretaris Jenderal ASEAN juga diperkirakan akan hadir dalam forum ini.
Vietnamnet.vn
Sumber: https://vietnamnet.vn/thu-tuong-new-zealand-tham-viet-nam-du-dien-dan-asean-tai-ha-noi-2373508.html
Komentar (0)