Kaisar Suzong dari Tang
Kaisar Suzong dari Tang (711-762), nama pribadinya Li Heng, adalah Kaisar ke-8 Dinasti Tang. Ketika pemberontak An Lushan merebut ibu kota Chang'an (756), ayahnya, Kaisar Xuanzong dari Tang, Li Longji, terpaksa melarikan diri ke Chengdu; Li Heng diproklamasikan sebagai Kaisar oleh para menteri dan rakyat di Lingwu pada tanggal 12 Agustus 756.
Kaisar Suzong dari Tang memiliki hasrat yang besar terhadap catur. (Foto: Sohu)
Kaisar Suzong dari Tang sangat menggemari catur. Ia bahkan mengabaikan upacara peringatan para menterinya demi bermain catur.
Ia bahkan memerintahkan agar bidak catur terbuat dari kayu, bukan logam, agar para bangsawannya tidak mendengar permainannya. Akibat kecerobohan Kaisar Suzong, Dinasti Tang masih belum dapat memulihkan ibu kota Luoyang setelah ia wafat, dan Pemberontakan An Shi berlangsung hingga tahun 764.
Kaisar Xizong dari Tang
Kaisar Xizong dari Tang, yang nama aslinya adalah Li Xuan, adalah kaisar ke-19 Dinasti Tang dalam sejarah Tiongkok. Hobinya adalah bermain cuc, juga dikenal sebagai tower cuc, dap cuc, dan xuc cuc, sebuah permainan sepak bola Tiongkok kuno. Permainan ini bersifat kompetitif, dengan tujuan menendang bola ke gawang tanpa menggunakan tangan.
Permainan ini menjadi nenek moyang sepak bola pada masa Dinasti Han, dan secara resmi diakui oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sebagai versi sepak bola tertua saat ini.
Kaisar Xizong dari Tang begitu kecanduan bermain game sehingga ia bermain berjam-jam, bahkan sampai melewatkan makan. Ia juga meminta pejabat setempat untuk merekrut orang-orang untuk bergabung dengan timnya. Banyak dari mereka dipromosikan karena keterampilan bermain mereka yang luar biasa. Namun, banyak juga yang kehilangan nyawa karena melakukan kesalahan saat bermain dengan kaisar.
Kaisar Ming Wuzong gemar berkuda, berburu, dan minum. (Foto: Sohu)
Kaisar Ming Wuzong
Kaisar Wuzong dari Ming (1491-1521) - Kaisar ke-11 Dinasti Ming dalam sejarah Tiongkok. Selama 16 tahun berkuasa, ia hanya menggunakan nama Zhengde, sehingga para sejarawan dalam buku-buku sejarah juga menyebutnya Kaisar Zhengde.
Menurut catatan sejarah, Kaisar Wuzong dari Ming digambarkan sebagai kaisar yang bejat dan bejat. Ia gemar berkuda, berburu, dan minum-minum. Setiap dua hari, larut malam, Kaisar Wuzong dari Ming akan mengajak kasim Liu Jin keluar istana untuk minum dan "bersenang-senang" dengan wanita-wanita cantik.
Kaisar Ming Wuzong menganggap menjadi kaisar sama sekali tidak menyenangkan, jadi ia memutuskan untuk menekuni hobinya dan mengabaikan urusan negara.
Kaisar Shizong dari Ming
Kaisar Shizong dari Ming (1507-1567) adalah Kaisar ke-12 Dinasti Ming dalam sejarah Tiongkok. Ia memerintah selama total 45 tahun, dari tahun 1521 hingga 1567, menjadikannya salah satu kaisar Tiongkok yang paling lama memerintah.
Selama 18 tahun terakhir masa pemerintahannya, Kaisar Shizong dari Ming mengabaikan urusan negara karena ia terobsesi dengan kucing. (Foto: Sohu)
Pada tahun-tahun awal pemerintahannya, Kaisar Shizong dari Ming melakukan banyak reformasi, mengurus urusan negara, memiliki kebijakan yang tegas, menyingkirkan para kasim, memperkuat perbatasan, dan memimpin negara maju. Namun, dalam 18 tahun terakhir masa pemerintahannya, Shizong secara bertahap mengabaikan urusan negara dan tidak lagi mengurus istana.
Kaisar Ming Shizong sangat menyayangi kucing. Ia memiliki dua kucing bernama Shi Mao dan Xue Mi. Ia sangat "memanjakan" kedua kucing ini, bahkan memberi mereka gaji dan gelar, membuat para selir di harem iri.
Kaisar Shizong dari Ming mengabaikan urusan negara selama 18 tahun hanya untuk bermain-main dengan kucing. Setelah kedua kucing itu mati, ia menguburkan mereka dalam peti mati, membangun makam, dan bahkan menulis puisi yang didedikasikan untuk mereka di batu nisan mereka.
Quoc Thai (Sumber: Sohu)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)