Menteri Keamanan Publik mengatakan bahwa Kementerian Keamanan Publik akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tinjauan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pencegahan dan keselamatan pemadaman kebakaran untuk menilai situasi terkini dan mengusulkan solusi untuk meminimalkan kerusakan.

Pada sore hari tanggal 21 Agustus, melanjutkan Sidang ke-36, Panitia Tetap Majelis Nasional menyelenggarakan tanya jawab mengenai kelompok bidang kedua, meliputi: keadilan; urusan dalam negeri; keamanan, ketertiban, dan keselamatan sosial; inspeksi; pengadilan; dan penuntutan.
Pada pertemuan tersebut, delegasi Duong Van Phuoc ( Quang Nam ) bertanya kepada Menteri Keamanan Publik tentang cara menyelesaikan masalah saat mengintegrasikan SIM, memastikan hak-hak sah rakyat.
Menanggapi permasalahan tersebut, Menteri Luong Tam Quang mengatakan bahwa, sebagai bentuk penerapan Undang-Undang tentang Identifikasi dan Undang-Undang tentang Transaksi Elektronik, Kementerian Keamanan Publik telah menerbitkan Surat Edaran 28 untuk memberikan dasar hukum bagi kepolisian lalu lintas dalam melaksanakan tugas pemeriksaan, penahanan sementara, pencabutan dokumen, dan pendaftaran kendaraan bermotor pada aplikasi VNeID.
Oleh karena itu, mulai 1 Juli 2024, saat berpartisipasi dalam lalu lintas, masyarakat dapat menunjukkan informasi dan dokumen terkait pengemudi dan kendaraan kepada Polisi Lalu Lintas untuk diperiksa dan diproses melalui aplikasi VNeID. Selama proses pemrosesan, jika pelanggar menunjukkan dokumen melalui VNeID, pihak berwenang akan menahan sementara dokumen tersebut dalam bentuk elektronik.
Dalam hal dokumen telah diintegrasikan dan dimutakhirkan pada VNeID, maka jenis risalah dan keputusan pejabat yang berwenang dalam penahanan sementara dan pengembalian dokumen juga dibuat menurut format yang ditentukan peraturan perundang-undangan dan dapat dibuat serta dikirimkan secara elektronik pada aplikasi VNeID dan aplikasi sistem informasi elektronik lainnya apabila persyaratan dan teknis pelaksanaannya mencukupi.
Delegasi Nguyen Thanh Phong (Vinh Long) menyebutkan keberadaan dan ketidakcukupan infrastruktur sosial-ekonomi, beberapa tempat usaha masih melanggar peraturan pencegahan dan penanggulangan kebakaran; kesadaran dan tanggung jawab sebagian orang masih subjektif, sehingga menyebabkan kerusakan serius pada manusia dan properti. Delegasi meminta Menteri Keamanan Publik untuk memberikan solusi guna mengatasi hal ini di masa mendatang.
Terkait hal ini, Menteri Luong Tam Quang mengatakan bahwa berdasarkan sejarah, kekurangan infrastruktur yang tidak sesuai dengan standar dan peraturan pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak dapat diatasi secara instan. Hal ini membutuhkan peta jalan solusi komprehensif dalam perencanaan, peninjauan, penambahan, amandemen, dan pengembangan dokumen hukum. Standar dan peraturan pencegahan dan penanggulangan kebakaran belum mampu mengimbangi laju pembangunan sosial-ekonomi.
Terkait solusi, Menteri Keamanan Publik menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, Kementerian Keamanan Publik akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tinjauan dan inspeksi komprehensif terhadap pencegahan dan penanggulangan kebakaran guna menilai situasi terkini dan segera menemukan solusi untuk membatasi dan meminimalkan kerusakan serta dampak yang disebabkan oleh kebakaran dan ledakan. Selain itu, berkoordinasi dengan kantor berita dan media massa lainnya untuk meluangkan waktu selama periode tersebut dengan banyak pemirsa guna menyebarluaskan dan memberikan saran kepada masyarakat tentang pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah kebakaran dan ledakan.
Kementerian Keamanan Publik juga tengah menyusun Undang-Undang tentang Pencegahan Kebakaran, Pemadaman Kebakaran, dan Penyelamatan; yang telah ditinjau dan dikomentari oleh Majelis Nasional ke-15 pada Sidang ke-7, diharapkan akan disetujui pada Sidang ke-8, dan dokumen hukum terkait untuk terus menyempurnakan kerangka hukum, mengatasi celah dan kekurangan dalam pengelolaan negara dalam pencegahan kebakaran, pemadaman kebakaran, dan penyelamatan.
Selain itu, Kementerian Keamanan Publik juga berkoordinasi dengan Kementerian Konstruksi dan Kementerian Sains dan Teknologi untuk mengembangkan standar perumahan individu dan persyaratan umum agar sesuai dengan kondisi aktual sambil tetap memenuhi persyaratan pencegahan dan pemadaman kebakaran, sehingga proyek-proyek ini dapat diterima dan digunakan.
Sumber
Komentar (0)