Menurut statistik dari Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, saat ini terdapat 41 fasilitas penangkaran satwa liar di provinsi ini dengan 14 spesies dan lebih dari 4.570 individu. Dari jumlah tersebut, 25 fasilitas penangkaran satwa liar yang terancam punah, berharga, dan langka dengan 8 spesies dan lebih dari 1.530 individu; 16 fasilitas penangkaran satwa liar umum dengan 6 spesies dan hampir 3.040 individu.
Ilustrasi - Foto: ST
Kegiatan penangkaran satwa liar diawasi secara ketat sesuai peraturan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi fasilitas penangkaran untuk mengembangkan perekonomian . Melalui inspeksi, semua fasilitas penangkaran mematuhi ketentuan hukum tentang pengelolaan satwa liar yang terancam punah, berharga, langka, dan umum.
Secara khusus, semua fasilitas penangkaran memiliki catatan yang membuktikan asal sah hewan liar; semua fasilitas memiliki catatan kegiatan penangkaran; semua catatan impor dan ekspor hewan ternak diarsipkan sepenuhnya, sesuai dengan peraturan; ada pemberitahuan berkala tentang kegiatan penangkaran hewan liar; memastikan kondisi keselamatan bagi manusia dan mematuhi undang-undang lingkungan dan kedokteran hewan; kandang dan peternakan dibangun sesuai dengan karakteristik pertumbuhan spesies yang dibudidayakan.
Bersandar
Sumber
Komentar (0)