1. Museum Dubai
Museum Dubai menawarkan pandangan komprehensif tentang kehidupan masyarakat lokal (Sumber foto: Dikumpulkan)
Museum Dubai adalah salah satu destinasi wajib dikunjungi saat mengunjungi kota ini. Terletak di Benteng Al Fahidi, museum di Dubai ini menawarkan gambaran menyeluruh tentang kehidupan masyarakat setempat sebelum kota ini menjadi pusat ekonomi yang ramai.
Begitu masuk, Anda akan dapat mengagumi artefak kuno, termasuk tembikar, senjata, kostum tradisional, dan model rumah kuno masyarakat Teluk. Ruang pameran bawah tanah menjadi daya tarik tersendiri, di mana citra Dubai kuno dengan pasar tradisional, aktivitas memancing, dan kehidupan nomaden di gurun pasir terekam dengan jelas. Dengan mengunjungi museum di Dubai ini, pengunjung akan berkesempatan untuk menjelajahi perjalanan perkembangan kota yang luar biasa dari sebuah desa nelayan kecil menjadi megakota modern.
2. Museum Etihad
Museum Etihad ditujukan bagi mereka yang mencintai sejarah dan ingin lebih memahami proses penyatuan Uni Emirat Arab (Sumber foto: Dikumpulkan)
Museum Etihad wajib dikunjungi bagi penggemar sejarah yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang penyatuan Uni Emirat Arab (UEA). Terletak di Jumeirah, museum Dubai ini memperingati peristiwa bersejarah tahun 1971, ketika UEA menandatangani perjanjian penyatuan negara.
Ruang pameran modern dengan tampilan interaktif, dokumenter, dan artefak bersejarah membantu pengunjung merasakan dengan jelas keputusan politik penting yang telah menjadikan UEA negara makmur seperti sekarang ini. Salah satu area paling menarik di museum Dubai ini adalah ruangan yang merekonstruksi penandatanganan Perjanjian Federasi, tempat pengunjung dapat mendengarkan pidato-pidato penting dari para pemimpin terdahulu. Ini jelas merupakan destinasi ideal bagi mereka yang ingin menjelajahi sejarah modern Dubai dan UEA.
3. Museum Saruq Al Hadid
Museum Saruq Al Hadid menyimpan banyak nilai arkeologi yang berharga (Sumber foto: Dihimpun)
Museum Saruq Al Hadid adalah salah satu museum di Dubai yang menyimpan banyak nilai arkeologi berharga. Terletak di kawasan warisan Shindagha, museum ini memamerkan temuan-temuan dari sebuah permukiman kuno yang berusia lebih dari 3.000 tahun, tepatnya sejak Zaman Besi.
Di dalam museum, pengunjung akan dapat melihat artefak kuno seperti perhiasan, senjata, tembikar, dan peralatan logam yang digunakan oleh penduduk awal. Museum di Dubai ini juga menampilkan teknologi proyeksi modern, yang membantu menciptakan kembali ruang hidup, perdagangan, dan aktivitas produksi masyarakat kuno. Bagi mereka yang tertarik dengan arkeologi dan sejarah, tempat ini akan menjadi tempat yang sangat menarik dan berharga untuk penelitian.
4. Museum Kopi
Dubai juga memiliki museum khusus yang didedikasikan untuk para pecinta kopi (Sumber foto: Collected)
Tak hanya museum sejarah atau teknologi, Dubai juga memiliki museum khusus yang didedikasikan bagi para pecinta kopi – Museum Kopi. Terletak di kawasan Al Fahidi, museum di Dubai ini memamerkan sejarah, budaya, dan seni pembuatan kopi dari berbagai negara di dunia.
Di sini, pengunjung dapat mempelajari evolusi kopi dari kemunculannya di Etiopia, penyebarannya ke dunia Arab, hingga kemunculannya sebagai bagian integral dari budaya global. Museum Dubai ini juga memamerkan koleksi peralatan seduh klasik dari berbagai budaya, mulai dari teko kopi tradisional Timur Tengah hingga mesin espresso Eropa modern. Khususnya, Anda dapat menikmati secangkir kopi premium yang diseduh dengan gaya tradisional langsung di museum, menciptakan pengalaman unik dan tak terlupakan.
Selain kemegahan bangunan-bangunan modernnya, Dubai juga memiliki banyak museum unik yang membantu pengunjung lebih memahami sejarah, budaya, dan perkembangan kota yang luar biasa. Baik Anda pencinta sejarah, penggemar sains, atau sekadar ingin mencoba hal baru, museum-museum ini pasti akan memberikan kenangan tak terlupakan saat mengunjungi Dubai.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/bao-tang-o-dubai-v16942.aspx
Komentar (0)