1. Machbous
Machbous dianggap sebagai "jiwa" kuliner Qatar (Sumber foto: Collected)
Dalam kuliner Qatar, Machbous wajib dicoba – hidangan nasi tradisional yang dianggap sebagai "jiwa" kuliner lokal. Bahan utama Machbous adalah nasi basmati yang dimasak dengan daging (biasanya ayam, domba, atau sapi), dipadukan dengan campuran rempah-rempah seperti kapulaga, kayu manis, kunyit, dan lada hitam.
Hidangan nasi Machbous dari Qatar tak hanya terkenal karena rasa pedasnya yang ringan dan berlemak, tetapi juga karena proses memasaknya yang rumit. Koki sering merebus daging selama berjam-jam untuk memastikan kelembutan sempurna, lalu mencampurnya dengan nasi dan rempah-rempah untuk menciptakan perpaduan yang menarik. Yang membedakan Machbous dari hidangan nasi serupa di wilayah ini adalah saus Daqoos, saus celup yang terbuat dari tomat, bawang putih, dan cabai hijau yang menyeimbangkan rasa.
2. Madrouba
Madrouba memberikan rasa hangat dan bergizi (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Jika Anda mencari hidangan yang mengenyangkan dan menenangkan di Qatar, Madrouba adalah pilihan yang tepat. Bubur ini terbuat dari nasi, susu, mentega, rempah-rempah, dan terkadang ayam atau domba. Madrouba memiliki tekstur yang lembut dan sering dimasak berjam-jam hingga bahan-bahannya menyatu, menciptakan rasa yang kaya namun tidak berminyak.
Yang menarik dari bubur Madrouba adalah kombinasi unik rempah-rempahnya, termasuk kunyit, kapulaga, dan lada, yang memberikan aroma khas pada hidangan ini. Hidangan ini biasanya disajikan untuk sarapan atau makan malam, terutama populer selama Ramadan ketika warga Qatar membutuhkan makanan ringan namun bergizi setelah seharian berpuasa.
Madrouba bukan sekadar hidangan khas Qatar, tetapi juga memiliki makna budaya yang mendalam, menunjukkan kepedulian dan kasih sayang dalam hidangan keluarga. Hidangan ini wajib dicoba oleh siapa pun yang berkunjung ke Qatar, setidaknya sekali.
3. Kelinci
Harees sangat populer selama bulan Ramadan dan Idul Fitri (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Harees adalah salah satu hidangan paling populer di Qatar selama festival, terutama Ramadan dan Idul Fitri. Terbuat dari gandum giling yang dimasak dengan daging (biasanya ayam atau domba), Harees memiliki tekstur lembut seperti bubur kental.
Harees terkenal dengan metode memasaknya yang rumit. Gandum dan daging direbus selama berjam-jam hingga menyatu menjadi adonan yang lengket, lalu dibumbui dengan garam dan mentega. Beberapa versi Harees mungkin menambahkan rempah-rempah seperti kayu manis atau kapulaga untuk rasa yang lebih kaya.
Hidangan ini sering muncul di meja makan orang Qatar pada hari-hari istimewa, melambangkan kemakmuran dan persatuan keluarga. Jika Anda ingin menikmati hidangan Qatar yang tradisional dan bernilai gizi tinggi, Harees adalah pilihan yang tepat.
4. Balaleet
Balaleet memiliki perpaduan rasa manis dan asin yang unik (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Balaleet adalah salah satu hidangan khas Qatar yang memiliki perpaduan unik rasa manis dan gurih, menciptakan pengalaman kuliner yang menarik. Hidangan ini berupa mi yang dimasak dengan mentega, kunyit, kapulaga, dan gula, lalu diberi telur goreng keemasan.
Balaleet sering disantap untuk sarapan atau sebagai camilan di siang hari. Perpaduan manisnya mi dan lemak asin dari telur goreng menghadirkan sensasi baru yang merangsang indra perasa. Beberapa variasi Balaleet juga menambahkan air mawar atau kacang untuk memperkaya cita rasanya.
Balaleet bukan hanya hidangan populer di keluarga-keluarga Qatar, tetapi juga sering disajikan di berbagai restoran tradisional. Hidangan ini mencerminkan kreativitas kuliner Qatar, menunjukkan bagaimana orang-orang di sini memadukan bahan-bahan yang familiar untuk menciptakan hidangan yang unik.
5. Luqaimat
Luqaimat adalah yang paling populer dalam hal hidangan penutup tradisional (Sumber foto: Dikumpulkan)
Luqaimat adalah salah satu hidangan penutup tradisional Qatar yang paling populer. Luqaimat berupa bola-bola kecil adonan goreng yang kemudian dilapisi madu atau sirup kurma untuk rasa manis yang lezat.
Luqaimat memiliki kulit yang renyah namun lembut di bagian dalamnya, dan sering dinikmati dengan teh atau kopi Arab. Untuk menciptakan cita rasa istimewa, banyak koki Qatar juga menambahkan bubuk kapulaga atau safron ke dalam adonannya, memberikan aroma yang memikat pada hidangan ini.
Luqaimat sering disajikan selama festival dan merupakan hidangan penutup yang tak terpisahkan di meja makan Qatar. Jika Anda mencari hidangan di Qatar yang manis dan mudah disantap, Luqaimat pasti akan memuaskan selera Anda.
Kuliner Qatar tak hanya kaya akan bahan, tetapi juga beragam cara penyajiannya, memberikan pengalaman kuliner tak terlupakan bagi pengunjung. Mulai dari hidangan nasi yang kaya rasa seperti Machbous, bubur Madrouba yang bergizi, hingga hidangan penutup yang menarik seperti Luqaimat, setiap hidangan di Qatar mencerminkan budaya dan tradisi negeri ini. Jika Anda berkesempatan mengunjungi Qatar, luangkan waktu untuk menjelajahi hidangan-hidangan khasnya dan mempelajari lebih lanjut tentang keunikan kulinernya.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/mon-an-o-qatar-v16923.aspx
Komentar (0)