Pada tanggal 27 Agustus, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh Tran Thi Dieu Thuy menandatangani keputusan untuk menyatakan epidemi campak di Kota Ho Chi Minh.
Menurut data HCDC, pada minggu ke-34 (19-25 Agustus 2024), Kota Ho Chi Minh mencatat 85 kasus demam ruam yang diduga campak di Kota Ho Chi Minh. Dari jumlah tersebut, 20 kasus positif (23,5%), 44 kasus tidak tersampel (51,8%), 17 kasus tidak menunjukkan hasil (20%), dan 4 kasus negatif (4,7%).
Jumlah total kasus dugaan demam ruam campak yang terakumulasi sejak awal tahun adalah 525. Rinciannya, terdapat 209 kasus positif (39,8%), 164 kasus tanpa sampel (31,2%), 2 kasus dengan hasil tes yang tidak pasti (0,4%), 23 kasus tanpa hasil (4,4%), 127 kasus negatif (24,2%) dan 3 kematian.
Para orang tua membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan vaksinasi campak di Pos Kesehatan Bangsal Binh Chieu, Kota Thu Duc, Kota Ho Chi Minh. |
Oleh karena itu, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh telah meminta kota untuk memperkuat Komite Pengarah untuk pencegahan dan pengendalian epidemi di kota, distrik, Kota Thu Duc, bangsal, komune, dan kota kecil.
Mereka yang sakit atau diduga sakit harus membuat pernyataan yang lengkap dan akurat kepada otoritas kesehatan dalam waktu 24 jam setelah diagnosis untuk dikelola dan diuji sesuai peraturan.
Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh juga meminta distrik, kota kecil, dan Kota Thu Duc untuk melaksanakan kampanye guna menyediakan vaksinasi campak-rubela tambahan terlepas dari riwayat vaksinasi campak-rubela sebelumnya untuk semua anak berusia 1-5 tahun yang tinggal di Kota Ho Chi Minh.
Pada saat yang sama, rentang usia dapat diperluas sesuai dengan situasi epidemi sesuai peraturan. Atur penerimaan, perawatan, isolasi medis, dan pengendalian epidemi di masyarakat sesuai dengan instruksi profesional Kementerian Kesehatan.
Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh menugaskan Direktur Departemen Kesehatan untuk memimpin dan berkoordinasi dengan Komite Pengarah untuk pencegahan dan pengendalian epidemi di distrik, kota, dan Kota Thu Duc untuk menerapkan tindakan pencegahan dan pengendalian epidemi di wilayah manajemen dan memastikan penerapan tindakan pencegahan dan pengendalian campak yang ditentukan dalam Klausul 7, Pasal 1.
Campak adalah penyakit infeksi saluran pernapasan golongan B yang disebabkan oleh virus campak (Polynosa morbillorum). Penderita penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian jika tidak dirawat dan diobati dengan tepat.
Orang yang belum divaksinasi campak atau belum divaksinasi lengkap terhadap campak memiliki risiko sangat tinggi tertular penyakit tersebut.
Untuk mencegah penyakit ini, masyarakat perlu mendapatkan vaksinasi lengkap dan tepat waktu; memakai masker saat pergi ke tempat ramai; mencuci tangan secara teratur dengan sabun, terutama sebelum dan sesudah mengurus anak; menjaga rumah tetap sejuk dan bersih; melengkapi makanan yang kaya vitamin A...
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/tphcm-quyet-dinh-cong-bo-dich-soi-tren-toan-dia-ban-d223459.html
Komentar (0)