
Pameran ini merupakan salah satu sorotan dari Festival Fotografi Internasional Photo Hanoi '25, yang menawarkan perspektif unik tentang perjalanan Vietnam selama lebih dari tiga dekade transformasi dramatis melalui pertemuan dan reuni yang penuh emosi.
"Continuing Vietnam" menampilkan lebih dari 50 karya fotografer jurnalistik Inggris, Andy Solomon, yang diambil dalam dua periode: 1992–1993 dan 2022–2024.
Pada awal tahun 1990-an, ketika Vietnam mulai membuka diri, Andy Solomon melakukan perjalanan secara luas ke seluruh negeri. Ia terpesona oleh ketangguhan Vietnam dan rakyatnya yang penuh harapan. Kameranya memungkinkannya memasuki dunia pribadi "orang asing" yang hangat dan ramah ini. Pada tahun 2022, Solomon kembali ke Vietnam untuk mencari subjek yang telah difotonya, melanjutkan kisah yang belum selesai. Dalam pameran ini, foto-foto dokumenter hitam-putih dipajang bersama potret kontemporer, menciptakan dialog antara dua dimensi waktu. Penonton dapat merasakan tidak hanya jejak waktu tetapi juga transformasi dahsyat sebuah negara di mana keindahan tradisional dan modern selalu berdampingan.

Dalam pidato pembukaan pameran tersebut, Duta Besar Inggris untuk Vietnam, Iain Frew, mengatakan bahwa kegiatan budaya seperti pameran karya fotografer Andy Solomon merupakan bukti nyata hubungan dan saling pengertian antara kedua negara. Sangat mengapresiasi perjalanan kreatifnya yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade, dan menganggapnya sebagai simbol hubungan antarmanusia, Duta Besar Iain Frew berharap pameran ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat Vietnam, dan berkontribusi untuk memperdalam persahabatan antara Inggris dan Vietnam.
Menurut penulis Andy Solomon, perjalanannya selama lebih dari 30 tahun tercermin dalam kisah-kisah orang biasa, yang menunjukkan hubungan antara masa lalu dan masa kini tidak hanya melalui sejarah tetapi juga melalui hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan rasa hormat yang tulus. Selama bertahun-tahun, wajah-wajah dalam seri foto pertamanya tetap terpatri dalam benaknya. Bertemu kembali dengan beberapa subjek yang difotonya tiga dekade lalu adalah pengalaman yang tak terlupakan dan mengharukan, sebuah bukti ikatan kuat yang telah membentuk hidup dan karya seninya. Pameran ini juga merupakan penghormatan Andy Solomon kepada rakyat Vietnam – mereka yang telah menyambutnya sebagai teman dan dengan sukarela berbagi kisah hidup mereka.

James Shipton, Direktur British Council di Vietnam, berkomentar bahwa potret-potret dalam pameran tersebut menceritakan kisah hubungan tak terpisahkan sang seniman dengan masyarakat dan budaya Vietnam selama 33 tahun, menciptakan jembatan artistik antara Vietnam dan Inggris Raya. Sementara itu, Matt Jackson, Perwakilan Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) di Vietnam, menekankan signifikansi kemanusiaan dari pameran tersebut, menegaskan bahwa ini bukan hanya kisah tentang seni atau fotografi, tetapi juga berkaitan dengan perubahan populasi dan demografi di Vietnam.
Setiap foto adalah potret suatu momen, yang secara jelas mencerminkan perubahan dalam kehidupan generasi muda. Yang perlu kita fokuskan adalah bagaimana menyediakan lingkungan terbaik bagi perkembangan mereka, akses terhadap kebijakan kesejahteraan sosial, dan kesempatan untuk mewujudkan potensi mereka sepenuhnya.

"Continuing Vietnam" adalah bagian dari Festival Fotografi Internasional Photo Hanoi '25, yang diprakarsai oleh Institut Prancis di Vietnam bekerja sama dengan Organisasi Pendidikan , Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), dengan tujuan untuk merayakan seni fotografi sebagai jembatan pertukaran budaya antara Vietnam dan dunia.
Pameran ini dibuka hingga 30 November di Pusat Informasi Kebudayaan Ho Guom, Jalan Le Thai To No. 2, Hanoi .
Menurut VNASumber: https://baohaiphong.vn/trien-lam-anh-tiep-noi-viet-nam-525606.html






Komentar (0)