Pada pagi hari tanggal 2 Juni, harga beli emas batangan SJC di Eximbank tetap 66,5 juta VND/tael dan harga jual 66,9 juta VND seperti kemarin. Saigon Jewelry Company - SJC menurunkan harga beli sebesar 50.000 VND menjadi 66,45 juta VND dan harga jual sebesar 67,05 juta VND; cincin emas 4 angka 9 SJC juga turun 50.000 VND ketika harga beli turun menjadi 55,65 juta VND dan harga jual menjadi 56,6 juta VND.
Selisih harga jual beli cincin emas SJC tetap di angka 950.000 VND/tael, sementara selisih harga jual beli emas batangan SJC tetap di angka 600.000 VND. Harga emas batangan SJC terus menurun di sisi lain dunia, tetapi masih lebih tinggi lebih dari 11 juta VND.
Harga emas pada pagi hari tanggal 2 Juni turun
Harga emas di pasar dunia terus meningkat hari ini, mencapai 1.977 USD/ons - mencatat level tertinggi dalam 1 minggu. Dibandingkan kemarin pagi, logam mulia ini naik hampir 10 USD. Logam mulia ini menguat berkat pelemahan USD setelah data ekonomi AS yang lemah meningkatkan kemungkinan Federal Reserve (Fed) tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan Juni. Presiden Fed Philadelphia, Patrick Harker, mengatakan bahwa kecuali ada kejutan dalam data ekonomi, ia ingin mempertahankan suku bunga stabil di bulan Juni.
Sementara itu, pada malam tanggal 31 Mei (waktu AS), Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan RUU pagu utang. Ini merupakan kesimpulan yang mengesankan setelah negosiasi yang menegangkan selama berminggu-minggu antara Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy. Selanjutnya, RUU tersebut akan diajukan ke Senat AS untuk pemungutan suara sebelum ditandatangani oleh Presiden Joe Biden sebelum 5 Juni—waktu ketika Departemen Keuangan AS yakin tidak ada lagi dana untuk membayar pengeluaran tersebut.
Keberhasilan negosiasi plafon utang telah menghapus risiko ini bagi AS. Namun, beberapa analis mengatakan prospek ekonomi secara keseluruhan masih suram—misalnya, sektor truk yang berkinerja buruk—sehingga permintaan emas sebagai aset safe haven tetap tinggi.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)