Justin Hubner jadi salah satu pemain yang menganggur - Foto: BOLA
Siapa saja 6 pemain Indonesia yang menganggur?
"Daftar pemain naturalisasi Indonesia yang menganggur semakin panjang. Saat ini, ada enam pemain yang menghadapi situasi ini, dengan yang terbaru adalah gelandang Nathan Tjoe-A-On," lapor CNN Indonesia.
Kabar tersebut langsung menggemparkan dunia sepak bola Indonesia. Enam pemain yang disebutkan di atas adalah Tjoe-A-On, Hubner, Amat, Pattynama, Haye, dan Struick. Semuanya adalah pemain asing yang kembali dari Eropa.
Di antara semua itu, kasus Jordi Amat agak mengada-ada. Bek tengah kelahiran Spanyol ini masih terikat kontrak dengan klub Malaysia, Johor Darul Tazim (JDT), hingga 21 Juni. Belum ada informasi mengenai perpanjangan kontraknya, sehingga pencantuman Amat sebagai pemain yang menganggur oleh CNN Indonesia terlalu terburu-buru.
Amat juga berusia 33 tahun tahun ini. Jika ia menerima pemotongan gaji, gelandang yang pernah bermain untuk tim muda Spanyol ini akan menemukan tim yang cocok di Asia Tenggara.
Sementara itu, bintang-bintang muda yang tersisa semuanya menganggur antara 15 Juni dan 18 Juni, yang biasanya merupakan akhir kontrak mereka di sepak bola Eropa.
Yang paling menonjol di antara mereka adalah Thom Haye, seorang gelandang yang sedang berada di puncak performanya dan telah bermain sangat baik di Eredivisie Belanda selama bertahun-tahun. Haye merupakan pemain andalan di klub-klub NAC Breda, Heerenven, dan Almere.
Namun setelah akhir musim ini, Haye dan Almere memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Gelandang berusia 30 tahun ini dihargai 1 juta euro di bursa transfer, sehingga tidak akan sulit menemukan tim yang rata-rata di Eropa.
Haye menerima gaji sekitar 500.000 USD (lebih dari 13 miliar VND)/tahun pada musim lalu, ini bukanlah angka yang terlalu tinggi untuk tim di kelompok kekuatan sepakbola Eropa.
Haye adalah bintang sepak bola Belanda yang sudah dikenal - Foto: AC
Risiko bagi pemain muda
Keempat pemain yang tersisa semuanya cukup muda, dengan bek Pattynama berusia 26 tahun, dan Tjoe-A-On, Struick dan Hubner semuanya berusia 23 tahun atau lebih muda.
Sedangkan Tjoe-A-On dan Hubner belum memberikan kesan yang cukup bagi tim-tim bergengsi di Eropa. Hubner telah digaji oleh klub Liga Primer Wolverhampton sejak 2023, sementara Tjoe-A-On baru saja diputus kontraknya oleh Swansea.
Kedua pemain ini pernah menjadi pilar Indonesia di tahap awal penerapan kebijakan naturalisasi. Namun kini, keduanya perlahan kehilangan posisinya karena Indonesia terus mendatangkan bintang-bintang lain yang lebih baik, sementara mereka belum menunjukkan kemajuan apa pun.
Rafael Struick bahkan lebih buruk dari kedua pemain tersebut dalam hal potensi. Ia gagal bertahan di klub Australia, Brisbane Roar. Ketiga pemain tersebut tidak terlalu dihargai di bursa transfer.
Thom Haye dan Jordi Amat mungkin tak perlu terlalu khawatir. Dengan kelas dan pengalaman mereka, duo veteran ini akan segera menemukan klub yang cocok.
Sedangkan sisanya, jika sekarang menganggur, bisa-bisa karier mereka akan terpuruk dan mereka bisa kehilangan tempat di timnas Indonesia.
Source: https://tuoitre.vn/tuyen-indonesia-nhan-tin-soc-hang-loat-sao-nhap-tich-lam-canh-that-nghiep-20250621172329578.htm
Komentar (0)