Vietnam dan Kamboja sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan konektivitas ekonomi , khususnya di wilayah perbatasan Vietnam-Kamboja, dengan target omzet perdagangan sebesar 20 miliar USD pada tahun-tahun mendatang.
Menurut koresponden khusus VNA, dalam rangka kunjungan kenegaraan ke Kerajaan Kamboja, pada pagi hari tanggal 13 Juli, Presiden To Lam bertemu dengan Presiden Majelis Nasional Kamboja Khuon Sudary.
Pada pertemuan tersebut, Ketua Majelis Nasional Khuon Sudary dengan hangat menyambut Presiden To Lam dalam kunjungan kenegaraannya ke Kerajaan Kamboja, dengan mengatakan bahwa pemimpin kedua negara selalu memiliki tradisi untuk saling mengunjungi terlebih dahulu dan kunjungan ini akan menjadi tonggak baru, yang berkontribusi dalam mempromosikan dan memperdalam hubungan antara kedua negara.
Ketua Majelis Nasional menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan sepenuh hati dan tulus yang telah diberikan Partai, Negara, dan rakyat Vietnam kepada Kamboja dalam perjuangan masa lalu untuk kemerdekaan nasional, termasuk bekerja sama dengan tentara dan rakyat Kamboja untuk menggulingkan rezim genosida, serta dalam perjuangan pembangunan nasional saat ini.
Ketua Majelis Nasional dengan senang hati mengumumkan bahwa gedung Majelis Nasional Kamboja baru yang disumbangkan oleh Vietnam diharapkan akan segera diresmikan dan digunakan.
Dengan hormat menyampaikan salam dari Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong dan para pemimpin senior Partai dan Negara kepada Ketua Majelis Nasional Khuon Sudary, Presiden To Lam menyampaikan kesannya tentang perkembangan yang kuat dan dinamis di negara dan rakyat Kamboja di bawah pemerintahan bijaksana Raja Norodom Sihamoni dan kepemimpinan berbakat dari Senat, Majelis Nasional dan Pemerintah Kerajaan dengan Partai Rakyat Kamboja (CPP) sebagai intinya.
Pada kesempatan ini, Presiden mengucapkan selamat kepada Kamboja atas keberhasilan menyelenggarakan pemilihan Senat ke-5 pada tanggal 25 Februari dan pemilihan Dewan Ibu Kota/Provinsi/Distrik ke-4 pada tanggal 26 Mei, dengan mengatakan bahwa kemenangan CPP dalam pemilihan tersebut menunjukkan kepercayaan dan dukungan rakyat terhadap peran CPP di bawah kepemimpinan Presiden Hun Sen.
Kedua belah pihak gembira mengetahui bahwa kerja sama bilateral telah mempertahankan momentum pembangunan yang stabil akhir-akhir ini; para pemimpin kedua negara telah memelihara kontak rutin, dan mekanisme kerja sama bilateral terus efektif, yang menunjukkan meningkatnya hubungan dan solidaritas antara kedua negara.
Kedua belah pihak sangat menghargai kerja sama antara kedua Majelis Nasional dalam melaksanakan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani pada bulan November 2022 serta dalam bekerja sama dengan Majelis Nasional Laos untuk menyelenggarakan dengan sukses KTT Pertama Majelis Nasional ketiga negara pada bulan Desember 2023, yang menciptakan landasan bagi pengembangan kerja sama yang kuat antara ketiga Majelis Nasional, memperkuat persahabatan tradisional, solidaritas, dan kedekatan antara ketiga negara.
Kedua pemimpin menekankan perlunya untuk terus menjaga, melestarikan, terus memperkuat dan mempromosikan hubungan bertetangga yang baik, persahabatan tradisional, kerja sama yang komprehensif, keberlanjutan jangka panjang antara kedua negara berdasarkan kepercayaan khusus dan saling menghormati, demi kepentingan kedua bangsa.
Kedua belah pihak sepakat untuk terus memelihara kontak dan pertukaran tingkat tinggi dan semua tingkat secara teratur melalui semua saluran, termasuk saluran parlemen; meningkatkan kerja sama dan konektivitas ekonomi, terutama di wilayah perbatasan Vietnam-Kamboja, dan bekerja menuju target omzet perdagangan sebesar US$20 miliar dalam beberapa tahun mendatang.
Kedua belah pihak akan terus berkoordinasi dalam upaya membangun perbatasan yang damai, bersahabat, bekerja sama, dan membangun pembangunan berkelanjutan. Di saat yang sama, kedua belah pihak akan terus meningkatkan peran Majelis Nasional kedua negara dalam meningkatkan hubungan bilateral, khususnya dalam membangun kelembagaan, menyempurnakan sistem hukum guna meningkatkan konektivitas antar kedua negara, memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan, serta memfasilitasi peningkatan dan perbaikan efektivitas kerja sama di segala bidang. Kedua belah pihak juga akan terus memperkuat hubungan ketiga negara, yakni Kamboja-Laos-Vietnam, berkoordinasi secara erat dan saling mendukung di forum parlemen dan internasional seperti Majelis Antar-Parlemen Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (AIPA), Persatuan Antar-Parlemen (IPU), dan Forum Parlemen Asia-Pasifik (APPF)...
Pada kesempatan ini, Presiden To Lam mengucapkan terima kasih dan meminta pihak Kamboja untuk terus memperhatikan dan mengatasi kesulitan yang dihadapi warga negara asal Vietnam di Kamboja, termasuk naturalisasi, membantu warga negara asal Vietnam menstabilkan kehidupan mereka, berintegrasi dengan masyarakat setempat, dan bertindak sebagai jembatan persahabatan antara kedua negara; pada saat yang sama, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perusahaan Vietnam yang berinvestasi dan berbisnis di Kamboja.
Pada pagi yang sama, Presiden To Lam dan delegasi tingkat tinggi Vietnam mempersembahkan bunga di Monumen Kemerdekaan, meletakkan bunga di patung mendiang Raja Norodom Sihanouk, dan meletakkan karangan bunga di Monumen Persahabatan Vietnam-Kamboja di ibu kota Phnom Penh.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/viet-nam-campuchia-huong-toi-muc-tieu-kim-ngach-thuong-mai-20-ty-usd.html
Komentar (0)