Pemerintah Inggris mengatakan pada tanggal 7 Juni bahwa mereka akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak global pertama tentang keamanan kecerdasan buatan (AI) akhir tahun ini.
Perdana Menteri Sunak ingin Inggris menjadi pemimpin dunia dalam keamanan AI. Foto: itv.com
Berbicara menjelang pertemuan bilateral pertamanya di Gedung Putih dengan Presiden AS Joe Biden mengenai masalah tersebut, Kanselir Inggris Rishi Sunak menekankan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak global pertama tentang kecerdasan buatan yang aman, yang akan mempertemukan negara-negara utama dan perusahaan teknologi terkemuka.
Selama pertemuan bilateral, Perdana Menteri Sunak ingin meyakinkan Presiden Biden bahwa Inggris dapat memainkan peran utama dalam AI, dengan harapan dapat menciptakan regulator global yang berbasis di Inggris dan pusat penelitian bergaya CERN.
Selain itu, Perdana Menteri Inggris akan mengumumkan peningkatan jumlah beasiswa yang didanai oleh Pemerintah Inggris bagi mahasiswa untuk belajar dan melakukan penelitian pascasarjana di universitas-universitas Inggris dan AS, untuk meningkatkan tingkat keahlian keseluruhan dalam berbagai mata pelajaran.
KTT tersebut, yang akan diselenggarakan di Inggris akhir tahun ini, akan mengkaji risiko AI dan membahas cara memitigasinya melalui aksi internasional, ungkap pemerintah Inggris. KTT ini juga akan menyediakan platform bagi negara-negara untuk bekerja sama dan mengembangkan pendekatan bersama dalam memitigasi risiko-risiko ini.
Beberapa pemerintah berupaya mengurangi bahaya teknologi yang sedang berkembang ini, yang telah mengalami lonjakan investasi dan adopsi pengguna dalam beberapa bulan terakhir menyusul kemunculan ChatGPT dari OpenAI. Regulator di seluruh dunia sedang berupaya keras untuk menyusun aturan yang mengatur penggunaan AI generatif — teknologi yang dapat menghasilkan teks dan gambar.
Rencananya, pada 8 Juni, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Presiden AS Joe Biden akan membahas isu-isu teknologi dalam pertemuan bilateral ini. Secara khusus, fokusnya adalah pada manfaat AI bagi manusia, seperti membantu orang lumpuh berjalan atau menemukan antibiotik untuk membunuh bakteri super. Namun, ia juga memperingatkan tentang kecepatan perkembangan dan perlunya membangun koridor yang aman.
HG (sintesis)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)