Pada tanggal 7 September, pimpinan Sekolah Menengah Pertama dan Atas Y Don di distrik Dak Po mengonfirmasi bahwa klip video siswi yang berkelahi yang tersebar di media sosial adalah milik siswi sekolah tersebut.
Gambar siswi yang dicengkeram kerah bajunya, dipukul, dan ditendang berulang kali di wajahnya oleh teman sekelasnya (gambar dipotong dari klip)
Sebelumnya, di Facebook, banyak klip yang diunggah merekam adegan dua siswi bergulat dan berkelahi di dalam dan di luar sekolah di distrik Dak Po. Menariknya, klip-klip tersebut juga menampilkan tawa dan sorak-sorai, dan beberapa siswi bahkan merekamnya menggunakan ponsel mereka. Klip tersebut dengan jelas memperlihatkan seorang siswi dicengkeram kerah bajunya dan dipukul berulang kali di wajah dan kepala oleh seorang teman sekelas.
Pada pagi hari tanggal 7 September, Bapak Nguyen Xuan Thanh, Kepala Sekolah Menengah Pertama dan Menengah Atas Y Don, memberikan informasi spesifik mengenai kejadian tersebut. Oleh karena itu, pada tanggal 29 Agustus, para siswa akan datang untuk menerima sekolah dan ruang kelas mereka.
X
Di sini, dua siswi kelas 10A4 berkonflik dengan seorang siswi bernama N. di kelas yang sama. Setelah itu, kedua siswi tersebut memaksa siswi N. ke tangga sekolah untuk memukulinya. Para siswi tersebut juga meminta N. untuk pergi ke balai adat di kota An Khe untuk memukulinya dan merekam video tersebut.
Guru Thanh berkata: "Para siswa baru saja pindah dari Sekolah Menengah Chu Van An ke kelas 10A4. Setelah kejadian tersebut, pihak sekolah mengundang kedua siswa tersebut untuk bekerja. Karena lokasinya di luar sekolah, Kepolisian Distrik An Tan, Kota An Khe sedang berkoordinasi untuk mengklarifikasi perkelahian di rumah adat tersebut."
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)