Pada sore hari tanggal 31 Desember, Departemen Lalu Lintas Kepolisian ( Kementerian Keamanan Publik ) menginformasikan bahwa pada hari kedua libur Tahun Baru, terjadi 47 kecelakaan lalu lintas di seluruh negeri, menewaskan 12 orang dan melukai 44 orang.

Pada hari yang sama, melalui patroli, penertiban, dan penanganan pelanggaran lalu lintas, Satpol PP setempat telah memeriksa, mendeteksi, dan menangani hampir 7.400 pelanggaran; menjatuhkan denda lebih dari 16 miliar VND; menahan sementara 70 mobil, lebih dari 2.800 sepeda motor, dan 14 kendaraan lainnya. Pada saat yang sama, Satpol PP juga mencabut lebih dari 1.500 SIM dari semua jenis.

Di antaranya, hampir 2.200 kasus merupakan pelanggaran konsentrasi alkohol; 9 kasus narkoba; hampir 1.300 kasus kecepatan; 87 kasus perluasan kendaraan, kelebihan ukuran, dan kelebihan muatan; dan 15 kasus membawa kendaraan melebihi batas.

W-ke-cong-tac-7-salinan-1.jpg
2.193 pengemudi yang melanggar konsentrasi alkohol terdeteksi dan ditangani.

Selain itu, melalui sistem pemantauan dan pengawasan Tim Patroli di jalan tol, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian telah mendeteksi dan menangani hampir 120 kasus pelanggaran lalu lintas dari berbagai jenis. Di jalur perairan, hampir 140 pelanggaran telah diperiksa, dideteksi, dan ditangani, dengan denda lebih dari 150 juta VND dan 2 kendaraan ditahan sementara.

Di bidang perkeretaapian, satuan di bawah Direktorat Lalu Lintas Kepolisian berkoordinasi dengan satuan terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di jalur yang menjadi tanggung jawabnya.

Sebelumnya, pada 30 Desember, terjadi 41 kecelakaan lalu lintas di seluruh negeri yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan 40 orang luka-luka.