Berikut ini adalah beberapa hal umum yang dilakukan orang dan tanpa sengaja dapat menyakiti mata mereka:
Penyalahgunaan Obat Tetes Mata
Tetes mata, terutama yang mengurangi kemerahan, seringkali memberikan kelegaan instan. Namun, jika digunakan secara tidak tepat atau terlalu sering, obat ini bisa berbahaya. Banyak produk mengandung vasokonstriktor, yang dapat menyebabkan kemerahan kembali dan memburuk setelah efek obatnya hilang.
Penggunaan obat tetes mata yang berlebihan dapat membahayakan mata.
FOTO: AI
Selain itu, obat tetes mata yang mengandung pengawet dapat menyebabkan iritasi atau kekeringan jika digunakan terlalu sering. Para ahli menyarankan penggunaan obat tetes mata hanya sesuai petunjuk dokter, terutama yang mengandung bahan anti-inflamasi atau obat tetes untuk mengobati glaukoma.
Merokok
Merokok tidak hanya memengaruhi paru-paru dan jantung, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius pada mata. Lebih spesifik lagi, merokok secara signifikan meningkatkan risiko penyakit mata seperti degenerasi makula terkait usia, katarak, dan kerusakan saraf optik, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Racun dalam asap rokok merusak pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina dan mengganggu kemampuan mata untuk memperbaiki dirinya sendiri. Merokok juga mengurangi jumlah antioksidan yang dibutuhkan untuk melindungi mata.
Tidak memakai kacamata
Saat bekerja dengan bahan kimia, mesin, atau di lingkungan dengan risiko benda asing, debu, dan sinar UV masuk ke mata, pekerja perlu mengenakan kacamata pelindung. Namun, banyak orang tidak mengenakan kacamata. Padahal, banyak cedera mata di tempat kerja dapat dicegah jika mereka mengenakan kacamata pelindung.
Selain itu, aktivitas seperti memotong rumput, membersihkan semak, memasak dengan minyak panas, atau terpapar cahaya yang kuat juga memerlukan penggunaan pelindung mata. Hal ini membantu mengurangi risiko kerusakan kornea dan infeksi mata secara signifikan.
Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk membantu memulihkan fungsi mata setelah seharian beraktivitas. Kurang tidur menyebabkan mata kering, merah, lelah, dan mengurangi kemampuan beradaptasi. Kurang tidur yang berkepanjangan juga mengurangi kualitas air mata, meningkatkan risiko keratitis dan sindrom mata kering kronis. Selain itu, kurang tidur juga memengaruhi kemampuan memproses gambar dan memfokuskan penglihatan, menurut Healthline .
Sumber: https://thanhnien.vn/4-hanh-dong-thuong-gap-vo-tinh-lam-ton-thuong-mat-185250726163250841.htm
Komentar (0)