Makanan dan minuman tertentu dapat memberi tekanan pada hati. Hal ini tidak hanya memengaruhi fungsi hati tetapi juga meningkatkan risiko penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) dan gangguan hati lainnya, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Mengonsumsi banyak permen dalam jangka waktu lama dapat merusak hati.
FOTO: AI
Untuk memiliki hati yang sehat, orang harus membatasi makanan berikut:
Permen dapat membahayakan hati
Makanan dan minuman tinggi gula tambahan dapat berbahaya bagi hati Anda. Terlalu banyak gula, terutama fruktosa, dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati, sehingga meningkatkan risiko penyakit hati berlemak non-alkohol. Makanan umum dalam kategori ini meliputi permen, kue, minuman ringan, dan jus buah dengan tambahan gula.
Seiring waktu, penumpukan lemak ini menyebabkan peradangan, yang dapat memicu penyakit hati yang lebih serius seperti steatohepatitis dan sirosis. Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk perlemakan hati.
Daging olahan
Daging olahan seperti sosis dan potongan daging dingin seringkali tinggi lemak jenuh dan garam. Konsumsi daging olahan secara teratur dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati dan meningkatkan risiko penyakit hati berlemak.
Untuk melindungi kesehatan hati, para ahli menyarankan untuk mengurangi asupan daging olahan dan menggantinya dengan sumber protein sehat seperti unggas, ikan, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan.
Jika Anda mengalami tanda-tanda nyeri ini, Anda harus segera menghentikan olahraga .
Roti putih
Pati putih yang terdapat dalam roti putih, pasta, dan kue kering memiliki indeks glikemik yang tinggi, yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Fluktuasi gula darah ini dapat berkontribusi terhadap resistensi insulin, yang merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit hati berlemak.
Pola makan tinggi pati putih juga meningkatkan penumpukan lemak di hati. Untuk menjaga kesehatan hati, sebaiknya mengganti pati putih dengan biji-bijian utuh seperti beras merah, oat, quinoa, dan roti gandum utuh. Makanan-makanan ini tinggi serat dan memiliki indeks glikemik rendah.
Bir
Jika Anda menginginkan hati yang sehat, alkohol adalah salah satu hal yang harus Anda batasi sebisa mungkin, atau bahkan tidak dikonsumsi sama sekali. Banyak penelitian menunjukkan bahwa alkohol merupakan salah satu penyebab utama kerusakan hati. Hati bertanggung jawab untuk memetabolisme alkohol, sehingga minum terlalu banyak dapat menyebabkan peradangan, perlemakan hati, dan akhirnya sirosis serta kanker hati, menurut Healthline .
Komentar (0)