Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

5 latihan untuk orang dengan degenerasi tulang belakang lumbar

VnExpressVnExpress16/06/2023

[iklan_1]

Untuk mengendalikan degenerasi tulang belakang lumbar dengan baik, selain memperhatikan pola makan, penderita juga perlu berolahraga secara teratur dengan regimen yang tepat.

Spondilosis lumbal adalah kondisi nyeri di punggung bawah, bokong, selangkangan, dan belakang paha. Jika tidak terkontrol dengan baik, penyakit ini akan memengaruhi betis, tungkai bawah, dan telapak kaki. Banyak orang percaya bahwa ketika menderita penyakit tulang belakang degeneratif, pasien harus membatasi gerakan dan menghindari olahraga untuk mengurangi rasa sakit. Namun, ini adalah kesalahpahaman.

Dr. Do Thi Hong Anh, Departemen Rehabilitasi, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa kurangnya olahraga akan menyebabkan otot-otot menjadi kaku secara bertahap, yang mengakibatkan atrofi otot. Hal ini membuat kerusakan tulang belakang semakin parah, sehingga sangat memengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Degenerasi tulang belakang lumbal menyebabkan rasa sakit yang hebat dan memengaruhi rentang gerak pasien. Foto: Freepik

Degenerasi tulang belakang lumbal menyebabkan rasa sakit yang hebat dan memengaruhi rentang gerak pasien. Foto: Freepik

Ketika menderita penyakit degeneratif tulang belakang lumbar, daya dukung tulang belakang sangat berkurang, sehingga pasien sangat rentan cedera jika terkena tekanan. Oleh karena itu, untuk memastikan keamanan, pasien sebaiknya memilih latihan ringan yang tidak terlalu membebani tulang belakang. Beberapa latihan yang cocok untuk penderita penyakit degeneratif tulang belakang lumbar antara lain:

Peregangan punggung

Mulailah dengan berbaring telentang dengan kedua kaki lurus di lantai. Kemudian tekuk salah satu kaki ke atas, peluk lutut dengan kedua tangan, dan tarik ke dada. Tarik napas dalam-dalam. Kemudian luruskan kaki kembali ke posisi semula dan hembuskan napas perlahan. Lakukan hal yang sama dengan kaki lainnya.

Angkat lutut hingga setinggi dada

Pasien berbaring telentang, lutut ditekuk, telapak kaki menyentuh lantai. Kemudian, peluk kedua lutut dan tarik hingga setinggi dada, jaga agar punggung tetap menempel di lantai. Tahan posisi ini selama kurang lebih 5 detik. Rileks dan kembali ke posisi awal, ulangi gerakan ini 10 kali.

Peregangan otot paha belakang

Mulailah latihan dengan duduk di lantai dengan kaki lurus ke depan, jari-jari kaki mengarah ke langit-langit. Condongkan tubuh ke depan perlahan, raih jari-jari kaki dan rasakan peregangan di bagian belakang kaki. Tahan selama 30 detik, lalu kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan ini 3 kali.

Pose Belalang

Mulailah latihan dengan berbaring di lantai, menghadap ke kiri atau kanan, letakkan kedua lengan di samping tubuh, telapak tangan menghadap lantai, dan rapatkan kedua kaki. Bernapaslah secara teratur. Jaga kaki kiri tetap diam dan angkat kaki kanan ke atas. Tahan posisi ini selama kurang lebih 5 detik, lalu turunkan kaki. Bernapaslah secara teratur dan istirahatlah selama 5 detik. Kemudian, lakukan hal yang sama dengan kaki lainnya.

Jaga Keseimbangan

Pasien berlutut dengan kedua tangan dan lutut menempel di lantai. Jaga agar kepala, punggung, dan tulang belakang tetap lurus. Kemudian, ayunkan tangan kanan ke depan, luruskan kaki kiri ke belakang, dan tarik napas dalam-dalam. Turunkan lengan dan kaki, kembali ke posisi awal, dan hembuskan napas perlahan. Lakukan hal yang sama dengan sisi lainnya.

Latihan keseimbangan membantu meningkatkan fleksibilitas dan kontrol tubuh pasien. Foto: Freepik

Latihan keseimbangan membantu meningkatkan fleksibilitas dan kontrol tubuh pasien. Foto: Freepik

Dr. Hong Anh menyampaikan bahwa olahraga teratur akan membantu sistem rangka menjadi lebih fleksibel, lentur, dan kuat. Selain itu, latihan ini juga membantu meregangkan tulang belakang, sehingga efektif mengurangi nyeri tulang dan sendi. Pasien akan merasa lebih waspada dan segar.

Namun, agar latihan ini efektif, pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya. Selama latihan, penting untuk melakukan pemanasan dengan benar, tidak berlebihan, dan beristirahat ketika merasa lelah. Pasien juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau segera setelah gejala yang tidak biasa muncul, atau rasa sakitnya semakin parah...

Phi Hong


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat
Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk