Menurut Kementerian Kesehatan , dalam 24 jam terakhir, dari 29 hingga 30 Januari, fasilitas medis telah menyediakan staf penuh waktu di semua 4 tingkatan, yang menyediakan pemeriksaan dan perawatan darurat bagi 39.338 pasien. Dalam 5 hari, dari 25 hingga 29 Januari, fasilitas medis telah menyediakan pemeriksaan dan perawatan darurat bagi 414.006 pasien.
Jumlah total pasien rawat inap yang dirawat di rumah sakit dalam 24 jam terakhir adalah 128.066. Jumlah total operasi adalah 14.206, dengan 2.410 di antaranya merupakan operasi darurat akibat kecelakaan. Dalam 5 hari terakhir, jumlah total operasi adalah 14.206, dengan 2.410 di antaranya merupakan operasi darurat akibat kecelakaan.
Dalam 24 jam terakhir, fasilitas medis telah membantu persalinan 1.867 bayi melalui operasi caesar. Selama libur Tet selama 5 hari, hingga hari kedua Tet, fasilitas medis telah membantu persalinan 11.678 bayi melalui operasi caesar.
Terkait pemeriksaan kesehatan dan penanganan darurat terkait kecelakaan lalu lintas dan dugaan kecelakaan lalu lintas pada masa libur Tet, Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa dalam 24 jam terakhir, mulai tanggal 29 sampai dengan 30 Januari, jumlah total pemeriksaan kesehatan dan penanganan darurat terkait dugaan kecelakaan lalu lintas sebanyak 2.849 orang; jumlah total pemeriksaan kesehatan dan penanganan darurat selama 5 hari terakhir sebanyak 16.897 orang.
Jumlah pasien yang diduga terlibat kecelakaan lalu lintas yang harus dirawat inap atau dipantau dalam 24 jam terakhir sebanyak 1.324 orang; sedangkan total selama 5 hari terakhir sebanyak 6.622 orang.
Juga dalam 5 hari terakhir ini, jumlah korban meninggal dunia diduga akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 98 orang, yang mana 48 orang meninggal sebelum mencapai fasilitas medis, 23 orang meninggal di fasilitas medis dan 27 orang diperkirakan meninggal dunia.
Dalam 24 jam terakhir, terdapat 121 kasus pemeriksaan dan perawatan darurat akibat petasan dan kembang api; terdapat 3 kasus pemeriksaan dan perawatan darurat akibat kecelakaan yang disebabkan oleh senjata rakitan dan bahan peledak. Dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun Baru Imlek Giap Thin, tahun ini terjadi penurunan tajam dalam jumlah pemeriksaan dan perawatan darurat akibat petasan dan kembang api; serta senjata rakitan dan bahan peledak.
Jumlah kasus darurat akibat gangguan pencernaan, keracunan makanan dari makanan rumahan, dan keracunan alkohol/bir adalah 104, yang mana 102 orang harus dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan perawatan.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menyampaikan bahwa selama 5 hari libur Tet, sebanyak 483 orang telah diperiksa dan dirawat karena gangguan pencernaan, keracunan makanan dari makanan rumahan, dan keracunan alkohol/bir. Sebanyak 294 orang di antaranya harus dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan perawatan, serta tidak ada kematian yang tercatat.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/5-ngay-nghi-tet-6-622-nguoi-nhap-vien-dieu-tri-nghi-do-tai-nan-giao-thong.html
Komentar (0)