Pada 18 Mei, Priscila da Silva Ramos, 37 tahun, dari Osasco, Sao Paulo, Brasil, membawa putranya yang berusia 9 tahun ke fasilitas kesehatan umum untuk pemeriksaan. Putranya merasa lelah, sakit tenggorokan, muntah, dan mengalami gejala-gejala seperti flu lainnya, menurut India Times .
Seorang dokter di Brazil dipecat karena meresepkan es krim cokelat dan bermain game di ponselnya kepada pasien berusia 9 tahun yang menderita sakit tenggorokan dan muntah.
Namun, dokter di sana tidak memeriksa anak laki-laki tersebut. Ibu Ramos mengatakan bahwa dokter tersebut tidak profesional. Alih-alih memeriksa tenggorokan anak laki-laki tersebut, dokter tersebut bertanya kepada Ibu Ramos apakah ia melihat tenggorokan putranya dan apakah tenggorokannya bengkak. Identitas dokter tersebut tidak diungkapkan oleh media.
Dokter kemudian tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menulis resep amoksisilin, ibuprofen, dipiron, prednisolon, dan N-asetilsistein. Anehnya, dokter juga meresepkan es krim cokelat dan bermain gim di ponselnya setiap hari.
"Dia mulai menulis resep tanpa memeriksa anak saya untuk penyakit apa pun, tanpa mencari pembengkakan di tenggorokannya, tanpa memeriksa dadanya dengan stetoskop atau melakukan pemeriksaan fisik apa pun," kata Ibu Ramos.
"Lalu dia bertanya kepada anak saya apakah dia mau es krim, dan anak saya menjawab ya. Dia bertanya apakah rasanya cokelat atau stroberi, dan anak saya menjawab cokelat. Tapi saya masih tidak bisa membayangkan dia menulis es krim cokelat di resepnya," tambah Ibu Ramos.
Ketika dokter memberinya resep, Bu Ramos mengabaikannya dan pulang. Keesokan harinya, bibi anak laki-laki itu melihat resep tersebut dan melihat dua baris terakhir bertuliskan "es krim dan bermain gim". Hal ini membuat Bu Ramos marah. Ia mengunggah resep aneh ini di Facebook dan dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Kisah ini menuai beragam pendapat. Ada yang mengatakan dokter tersebut tidak bertanggung jawab, sementara yang lain menganggap itu hanya lelucon dokter.
Namun, beberapa orang juga menganggap tindakan meresepkan es krim dan bermain gim dalam resep sebagai bentuk keramahan dan kemanusiaan terhadap pasien. Beberapa orang bercerita bahwa mereka menerima resep dari dokter dengan permintaan "jaga dirimu, kamu sangat istimewa, peluklah lebih sering".
Namun, apa pun kontroversinya, dokter tersebut telah dipecat. Pejabat kesehatan kota Osasco mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memecatnya dari sistem layanan kesehatan publik kota, menurut India Times .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)