Dokter Spesialis 2 Huynh Tan Vu, dosen Fakultas Kedokteran Tradisional, Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa durian memiliki nama ilmiah Durio zibethinus Murray, yang termasuk dalam famili Bombbacaceae . Durian sangat kaya nutrisi, 100 gram durian mengandung 147 kkal, 27,1 g karbohidrat, 1,47 g protein, 5,33 g lemak, 3,8 g serat, vitamin, dan mineral (vitamin A 2 mcg, vitamin C 19,7 mg, magnesium 3 mg, zat besi 0,43 mg, tembaga 0,2 mg, kalsium 6 mg, kalium 436 mg, fosfor 39 mg, ...).
Rata-rata, satu potong durian seberat sekitar 250 g akan menghasilkan sekitar 367 kkal. Selain itu, durian juga mengandung senyawa tanaman bermanfaat seperti karotenoid, antosianin, polifenol, dan flavonoid, yang merupakan senyawa dengan sifat antioksidan.
Berikut ini adalah sharing dari Dr. Vu tentang manfaat durian yang luar biasa.
Durian mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan.
Meningkatkan suasana hati : Durian mengandung asam amino triptofan yang membantu menghasilkan neurotransmitter serotonin, menciptakan perasaan bahagia, tenang dan rileks, meningkatkan suasana hati setelah makan durian.
Melancarkan pencernaan: Durian mengandung banyak serat, baik serat larut maupun serat tidak larut, yang dapat mencegah masalah perut seperti sembelit, kembung, dan perut kembung. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya serat dapat mendorong penurunan berat badan karena membantu Anda merasa lebih kenyang setelah makan, sehingga Anda tidak akan terlalu banyak ngemil. Namun, durian juga tinggi kalori, dan mengonsumsi terlalu banyak durian dapat menyebabkan kelebihan kalori yang tidak dibutuhkan, yang menyebabkan penambahan berat badan, penumpukan lemak, gangguan pencernaan, dan kembung.
Menunggu dalam antrean selama satu jam untuk mencoba roti buah naga dengan isi durian
Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular: Durian mengandung kadar kalium yang tinggi, yang baik untuk sirkulasi darah dan baik bagi penderita tekanan darah tinggi. Senyawa tanaman dalam durian memiliki efek menurunkan kadar kolesterol, mencegah arteriosklerosis, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, durian juga dapat mengurangi risiko penyakit hati akibat penumpukan lemak di hati.
Mengatur gula darah: Durian memiliki indeks glikemik rendah. Oleh karena itu, setelah makan durian, kadar gula darah tidak akan naik dengan cepat. Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam durian membantu memperlambat pencernaan karbohidrat. Serat terakumulasi di usus dan mencegah penyerapan karbohidrat dan gula. Oleh karena itu, mencegah lonjakan kadar gula darah. Penderita diabetes dapat mengonsumsi durian dalam jumlah sedang dengan pengawasan dokter.
Mengurangi risiko kanker: Radikal bebas dalam tubuh merupakan penyebab utama pembentukan dan perkembangan sel kanker. Durian mengandung banyak antioksidan yang membantu menghilangkan radikal bebas dari tubuh, sehingga mengurangi risiko kanker. Sebuah studi menunjukkan potensi ekstrak durian untuk menghancurkan sel kanker payudara.
Durian mengandung banyak antioksidan yang membantu melawan radikal bebas.
Memperkuat kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan kulit: 100g durian menyediakan 24% kebutuhan vitamin C harian, membantu tubuh memperkuat kekebalan tubuh; vitamin C membantu sel darah putih berfungsi lebih baik. Selain itu, vitamin C juga membantu meningkatkan produksi kolagen, yang baik untuk kulit, rambut, dan kuku. Vitamin C bersama antioksidan dalam durian membantu memperkuat kesehatan kulit dan mengurangi bintik hitam serta melasma.
"Meskipun durian adalah buah yang lezat, memiliki banyak nilai gizi, dan sangat populer, Anda harus memakannya secukupnya, memilih tempat yang tepercaya untuk membelinya, atau memilih hidangan berbahan durian yang diolah secara higienis untuk menjamin keamanannya bagi kesehatan Anda," ujar Dr. Vu.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)