Keputusan 170/2025/ND-CP tentang perekrutan, penggunaan dan manajemen pegawai negeri sipil menetapkan penghapusan konten yang relevan pada pegawai negeri sipil tingkat komune dalam Keputusan 33/2023/ND-CP Pemerintah (peraturan tentang kader tingkat komune, pegawai negeri sipil dan pekerja non-profesional di tingkat komune, di desa dan kelompok perumahan).
Undang-Undang Kader dan Pegawai Negeri Sipil telah menghubungkan kader dan pegawai negeri sipil di tingkat kecamatan dengan tingkat provinsi, menyatukan rezim kepegawaian dari tingkat pusat sampai tingkat komunal untuk melaksanakan kebijaksanaan membangun kepegawaian yang terpadu, terhubung, dan sinkron dari tingkat pusat sampai tingkat komunal, tanpa membedakan antara kader dan pegawai negeri sipil di tingkat komunal dan provinsi.
Pengaturan tentang peralihan jabatan kader dan PNS tingkat kelurahan sesuai peraturan perundang-undangan dialihkan menjadi kader dan PNS menurut peraturan baru Undang-Undang Kader dan PNS apabila memenuhi standar dan ketentuan jenjang pelatihan tanpa persyaratan masa kerja, standar dan ketentuan kepangkatan PNS.
Resolusi No. 76/2025/UBTVQH15 dari Komite Tetap Majelis Nasional tentang pengaturan unit administratif menetapkan: “Mempertahankan sistem gaji, kebijakan, dan tunjangan jabatan yang berlaku (jika ada) bagi kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil yang terdampak oleh pengaturan unit administratif tetapi masih berstatus kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil pada instansi dan organisasi dalam sistem politik selama jangka waktu 6 bulan sejak tanggal dokumen pengaturan kerja. Setelah jangka waktu tersebut, melaksanakan sistem, kebijakan, dan tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Secara khusus, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 33, kader tingkat kelurahan dan pegawai negeri sipil yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan sesuai dengan standar kualifikasi dan keterampilan profesi yang ditetapkan, berhak memperoleh penggolongan gaji sebagai pegawai negeri sipil administratif dengan jenjang pendidikan yang sama dengan yang ditetapkan dalam tabel gaji profesi dan teknis bagi kader dan pegawai negeri sipil pada instansi negara yang diterbitkan bersama dengan Keputusan Presiden tentang tata cara penggajian kader, pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, dan angkatan bersenjata.
Ijazah kelulusan dan jenjang pelatihan diterbitkan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan serta instansi dan organisasi yang berwenang menerbitkan ijazah.
Apabila selama masa kerja, kader tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil mengalami perubahan jenjang pendidikan yang sesuai dengan jabatan dan jabatannya, dapat meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten/Kota untuk mengatur gaji sesuai dengan jenjang pendidikan yang baru terhitung sejak tanggal diterbitkannya ijazah kelulusan.
Apabila seseorang terpilih sebagai kader tingkat kecamatan, direkrut, dan diterima sebagai pegawai negeri sipil tingkat kecamatan sesuai ketentuan Keputusan ini, serta telah bekerja selama masa kerja dengan jaminan sosial wajib, tetapi belum menerima tunjangan jaminan sosial sekali pakai, maka masa kerja dengan jaminan sosial wajib akan dihitung sebagai dasar penggajian (tidak termasuk masa percobaan dan masa percobaan). Masa kerja dengan jaminan sosial wajib non-berkelanjutan akan diakumulasikan.
Dengan demikian, Keputusan 170/2025/ND-CP menetapkan penghapusan peraturan terkait pegawai negeri sipil tingkat komune dalam Keputusan 33/2023/ND-CP, termasuk penghapusan peraturan tentang gaji.
Sumber: https://baolaocai.vn/bai-bo-quy-dinh-ve-tien-luong-ap-cho-cong-chuc-cap-xa-tu-thang-7-post648598.html
Komentar (0)