Turut hadir dan bekerja bersama delegasi dari pihak provinsi adalah: Nguyen Viet Hung - Anggota Komite Eksekutif Partai Provinsi, Direktur Departemen Dalam Negeri; Dao Quang Thien - Wakil Kepala Kantor Komite Rakyat Provinsi; para pemimpin Komite Rakyat Distrik Nam Dan.


Melaporkan kepada tim inspeksi, Ketua Komite Rakyat Distrik Nam Dan, Nguyen Hong Son, mengatakan bahwa pekerjaan reformasi administrasi secara teratur dipimpin dan diarahkan oleh Komite Partai dan pemerintah distrik. Setelah Komite Pengarah Reformasi Administrasi distrik beroperasi, tugas ini telah berubah secara signifikan.
Saat ini, terdapat 256 prosedur administratif di bawah kewenangan Komite Rakyat Distrik yang dilaksanakan berdasarkan mekanisme satu atap, satu atap; 118 prosedur administratif yang dilaksanakan berdasarkan mekanisme satu atap, satu atap di tingkat komune dikonfigurasikan pada Sistem Informasi Prosedur Administratif Provinsi.

Hingga saat ini, seluruh dinas dan cabang di tingkat kabupaten telah menerima dan memprosesnya melalui Sistem Informasi Tata Tertib Administrasi Provinsi. Tingkat penyampaian berkas secara daring di Satuan Tugas Terpadu Kabupaten/Kota telah mencapai lebih dari 78%; 100% berkas tata tertib administrasi telah diperbarui dan dipublikasikan; penerimaan dan pengembalian hasil dilakukan di Satuan Tugas Terpadu Kabupaten/Kota dan Kecamatan.

Hasil penanganan prosedur administrasi umum, prosedur administrasi esensial yang diprioritaskan untuk diintegrasikan, pembagian data kependudukan dari Basis Data Kependudukan Nasional dengan Portal Layanan Publik Nasional, dan sistem informasi penyelesaian prosedur administrasi provinsi sesuai Proyek 06 Pemerintah mencapai tingkat yang tinggi. Tugas pembersihan data khusus, pemutakhiran data ke dalam sistem Basis Data Kependudukan Nasional, serta digitalisasi dan penggunaan kembali hasil digitalisasi telah terlaksana dengan baik.

Total prosedur administrasi yang diproses di portal layanan publik mencapai 16.464; 5.654 di antaranya diajukan secara daring, mencapai 34,3%. Penggunaan pembayaran nontunai semakin diminati masyarakat, yang sering menggunakannya untuk pembayaran gaji, belanja, transaksi medis, dan kegiatan sekolah.
Pekerjaan reorganisasi aparatur, perampingan penggajian, dan restrukturisasi staf, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil telah dilaksanakan secara cermat dan efektif. Distrik ini telah mengurangi 11 unit, mengurangi 5 unit administrasi tingkat komune; mengatur, mereorganisasi, dan merampingkan penggajian bagi staf yang diberhentikan setelah penataan ulang unit administrasi, yang berkurang karena penerapan Peraturan Pemerintah No. 34.

Perhatian telah diberikan pada rekrutmen, pemanfaatan, pelatihan, pembinaan, evaluasi, dan klasifikasi kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil. Kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil telah ditata dan diorganisasikan secara lebih rasional, kualitas mereka telah ditingkatkan; rasa tanggung jawab, etika publik, disiplin, dan disiplin administratif telah mengalami banyak perubahan positif.
Pengawasan pelayanan publik, pengawasan reformasi administrasi, disiplin dan tata tertib administrasi diperkuat; instansi, unit dan individu yang mempunyai kekurangan diminta mengkaji dan mengusulkan solusi penanggulangannya secara serius dan tegas.

Kabupaten Nam Dan juga secara terus terang mengakui bahwa penerapan sistem satu pintu elektronik dan sistem pelayanan publik daring dalam penanganan pencatatan dan prosedur administratif masyarakat di beberapa unit masih terbatas.
Tingkat partisipasi masyarakat dalam penyelesaian prosedur administratif daring belum tinggi; sistem penanganan prosedur administratif daring belum diterapkan secara sinkron; peralatan layanan profesional masih terbatas.

Setelah mendengarkan laporan tersebut, Direktur Departemen Reformasi Administrasi, Kepala Kantor Komite Pengarah Pemerintah untuk Reformasi Administrasi Pham Minh Hung menilai dan mengakui bahwa pekerjaan reformasi administrasi telah dipimpin, diarahkan dan dilaksanakan dengan tegas oleh Komite Partai dan otoritas distrik Nam Dan.
Berkat itu, kerja reformasi administrasi distrik Nam Dan telah mencapai banyak hasil positif dalam tugas reformasi kelembagaan, reformasi administrasi, penanganan prosedur administrasi dan sinkronisasi dengan Portal Layanan Publik Nasional; penerapan dan inovasi mekanisme satu atap, satu tempat; pelaksanaan Proyek 06 Pemerintah...

Direktur Jenderal Reformasi Birokrasi juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi daerah dan akan merangkumnya untuk disampaikan kepada instansi terkait guna penanganan dan penyelesaian.
Selanjutnya, tim inspeksi langsung ke Kelurahan Nam Giang untuk memeriksa operasional Dinas Pelayanan Terpadu Satu Atap, menilai situasi reformasi administrasi, dan menyelesaikan prosedur administrasi bagi masyarakat.
Sumber
Komentar (0)