Bagaimana format ujiannya?
Bapak Nguyen Ngoc Ha, Wakil Direktur Departemen Manajemen Mutu (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan), menyatakan bahwa soal ujian kelulusan SMA tahun 2025 konsisten dengan program pendidikan umum tahun 2018, tetapi juga memiliki aspek keberlanjutan karena siswa yang mengikuti ujian tahun ini baru belajar di bawah program baru selama 3 tahun, sedangkan 9 tahun sisanya akan dihabiskan untuk belajar di bawah program pendidikan umum tahun 2006.
Bapak Nguyen Ngoc Ha, Wakil Direktur Departemen Manajemen Mutu (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan), memberikan informasi mengenai format ujian tahun 2025.
Format ujian baru ini akan mengatasi beberapa masalah, termasuk kebutuhan untuk menyeimbangkan keandalan, bahkan di berbagai mata pelajaran. "Kami secara aktif meneliti dan menerapkan metode pengujian modern untuk menghindari perbedaan skor yang berlebihan antar mata pelajaran, seperti di bidang ilmu alam atau ilmu sosial," kata Bapak Ha.
Mengenai bank soal ujian, Bapak Ha mengatakan bahwa pimpinan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan telah mengarahkan bahwa salah satu model untuk membangun bank soal tersebut adalah dengan mengembangkannya dari tingkat akar rumput. Pada bulan November, Kementerian mengadakan sesi pelatihan pertamanya untuk lebih dari 3.000 guru dari semua mata pelajaran dalam ujian kelulusan SMA tahun 2025, yang mewakili 63 Dinas Pendidikan dan Pelatihan provinsi di seluruh negeri dan beberapa universitas yang sangat terlibat dalam ujian kelulusan SMA. Pelatihan ini dilakukan oleh Educational Testing Service (ETS) dari Amerika Serikat.
Lebih dari 3.000 guru akan menjadi kekuatan inti yang membantu mengubah cara pembuatan bank soal ujian.
Ilustrasi format ujian akan dirilis pada kuartal keempat.
Menanggapi pertanyaan pers tentang kapan contoh soal ujian kelulusan SMA tahun 2025 akan dirilis, Bapak Ha mengatakan bahwa, pada prinsipnya, contoh soal untuk program pendidikan umum yang baru seharusnya hanya dirilis ketika siswa telah mencapai kelas 12. "Namun, kami memahami bahwa ini penting dan berfungsi sebagai 'panduan' bagi pengajaran guru dan pembelajaran siswa," kata Bapak Ha, menambahkan bahwa pimpinan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan memutuskan untuk merilis contoh soal ujian segera setelah menguji format dan strukturnya, mensimulasikan struktur ujian tahun 2025, meskipun materi dan isinya mungkin berasal dari kelas 10 dan 11.
"Dengan melihat ilustrasi tersebut, kita akan mengetahui seperti apa metode penilaian baru itu, kompetensi mana yang perlu diperhatikan, dan kira-kira berapa banyak porsi yang harus disertakan untuk masing-masing kompetensi. Format dan struktur ilustrasi tersebut diharapkan akan dipublikasikan pada kuartal keempat tahun ini," kata Bapak Ha.
Seperti yang dilaporkan surat kabar Thanh Nien , pada tanggal 28 November, Menteri Pendidikan dan Pelatihan menandatangani Keputusan No. 4068/QD-BGDĐT yang menyetujui rencana penyelenggaraan ujian kelulusan SMA dan pengakuan kelulusan SMA mulai tahun 2025. Sesuai dengan itu, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyelesaikan rencana ujian kelulusan SMA dengan 4 mata pelajaran, termasuk 2 mata pelajaran wajib dan 2 mata pelajaran pilihan.
Secara spesifik, para kandidat akan mengikuti ujian wajib dalam bahasa dan sastra Vietnam, matematika, dan dua mata pelajaran pilihan dari mata pelajaran lain yang dipelajari di kelas 12 (bahasa asing, sejarah, fisika, kimia, biologi, geografi, ekonomi dan pendidikan hukum, informatika, teknologi). Ujian bahasa dan sastra Vietnam akan berbentuk esai; mata pelajaran lainnya akan berbentuk pilihan ganda.
Mulai tahun 2025 dan seterusnya, siswa sekolah menengah atas akan mengambil dua mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan dalam ujian kelulusan sekolah menengah atas.
Isi ujian kelulusan SMA mulai tahun 2025 dan seterusnya akan mengikuti secara ketat tujuan Program Pendidikan Umum 2018. Soal-soal ujian akan berfokus pada peningkatan penilaian kompetensi, sejalan dengan peraturan dan peta jalan implementasi program baru tersebut.
Ujian ini diselenggarakan secara nasional, menggunakan rangkaian soal yang sama, periode ujian yang sama, dan pada waktu yang sama seperti yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Selama periode 2025-2030, metode ujian berbasis kertas akan tetap stabil.
Setelah tahun 2030, ujian berbasis komputer akan secara bertahap diujicobakan untuk mata pelajaran pilihan ganda di daerah yang memenuhi syarat (kombinasi ujian berbasis kertas dan berbasis komputer dapat diterapkan). Setelah semua daerah di seluruh negeri memenuhi persyaratan, ujian kelulusan sekolah menengah atas akan dilakukan di komputer untuk mata pelajaran pilihan ganda.
Tautan sumber










Komentar (0)