Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pemilu di masa sulit

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng11/12/2023


Sekitar 67 juta pemilih yang memenuhi syarat di Mesir akan memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden yang diadakan dari tanggal 10 hingga 12 Desember untuk memilih pemimpin negara tersebut.

Para pemilih memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden Mesir. Foto: VNA.
Para pemilih memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden Mesir. Foto: VNA.

Pemilu ini berlangsung di tengah kesulitan ekonomi yang signifikan dan tantangan keamanan yang serius di wilayah Mesir yang rawan konflik. Sekitar 15.000 hakim akan terlibat dalam pengawasan tempat pemungutan suara di seluruh negeri.

Pemilu kali ini mempertemukan empat kandidat: Presiden petahana Abdel Fattah El-Sisi, yang mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga sebagai kandidat independen; ketua Partai Sosial Demokrat Mesir, Farid Zahran; ketua Partai Al Wafd, Abdel-Sanad Yamama; dan ketua Partai Rakyat Republik, Hazem Omar. Keempat kandidat tersebut telah menyampaikan visi yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat selama masa jabatan presiden enam tahun mendatang.

Menurut France 24, Presiden petahana El-Sisi berjanji bahwa jika terpilih kembali untuk masa jabatan berikutnya, ia akan terus mengintensifkan perjuangan melawan terorisme untuk melindungi keamanan nasional, serta menerapkan rencana komprehensif untuk mempromosikan pembangunan terpadu di Semenanjung Sinai.

Presiden El-Sisi berjanji untuk menyelesaikan Visi Mesir 2030, yang berfokus pada reformasi politik , ekonomi, dan sosial, termasuk amandemen undang-undang terkait hak-hak politik dan kegiatan partai politik. Visi Mesir 2030 juga akan memprioritaskan reformasi sistem peradilan dan pemberantasan korupsi.

Pemilu tersebut diadakan pada saat ekonomi Mesir berada dalam kondisi yang sangat buruk akibat dampak negatif konflik Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19, mata uang lokal telah terdepresiasi tajam terhadap dolar AS, cadangan devisa langka, dan inflasi secara konsisten rata-rata di atas 30% sejak awal tahun 2023. Keamanan nasional menghadapi banyak tantangan, dengan serangkaian konflik yang semakin kompleks di kawasan tersebut seperti konflik di Jalur Gaza dan krisis politik dan keamanan di Sudan, Libya, dan Yaman.

HUY QUOC



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Jembatan Menuju Masa Depan

Jembatan Menuju Masa Depan

Para penggemar yang paling bersemangat

Para penggemar yang paling bersemangat

Tidak bisa diabaikan

Tidak bisa diabaikan