Bahasa Indonesia: Pada tanggal 9 Juni, Kepolisian Distrik Tra On ( Vinh Long ) menyatakan bahwa unit tersebut baru saja mengeluarkan keputusan untuk memberikan sanksi pelanggaran administratif di bidang keamanan, ketertiban, dan keselamatan sosial terhadap Ny. NKN (27 tahun, berdomisili di Zona 1, Kota Tra On, Distrik Tra On) dengan denda sebesar 5 juta VND atas tindakan mengancam, menghina, dan menyinggung kehormatan dan martabat orang yang sedang menjalankan tugas resmi, sebagaimana tercantum dalam Poin b, Klausul 2, Pasal 21 Keputusan 144, tanggal 31 Desember 2021.
Artikel dan klip yang diposting oleh Ibu NKN di jejaring sosial
Sebelumnya, pada 29 Mei, saat Kepolisian Distrik Tra On sedang berpatroli, mengatur lalu lintas, dan menangani pelanggaran alkohol di pusat kota Tra On, Ibu N. datang untuk meminta tim patroli agar mengizinkannya mengambil sepeda motor lebih awal, karena sebelumnya ia telah meminjamkannya kepada seorang kerabat dan kendaraannya disita sementara karena pengemudi melanggar batas kadar alkohol. Saat itu, Ibu N. juga sedang minum alkohol.
Setelah tim patroli menjelaskan dan tidak memenuhi permintaan tersebut, Ibu N. menghina polisi lalu lintas yang sedang bertugas. Ibu N. juga merekam sebuah klip dan mengunggahnya di Facebook. Setelah menyadari bahwa tindakannya salah, Ibu N. menghapus klip dan unggahannya. Ketika polisi menemukan kejadian tersebut, mereka meminta Ibu N. untuk bekerja sesuai peraturan.
Terkait insiden ini, pihak berwenang mengimbau para pengguna media sosial untuk selalu waspada, membedakan yang benar dan yang salah, serta mengidentifikasi konten insiden dengan jelas sebelum mengunggahnya, untuk menghindari pelanggaran hukum. Jika menemukan informasi yang belum diverifikasi, konten rekayasa yang menyinggung kehormatan dan martabat organisasi dan individu, jangan membagikan atau berkomentar negatif.
[iklan_2]
Tautan sumber






Komentar (0)