Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Penyakit umum saat banjir surut

Setelah banjir surut, lingkungan masih tercemar, sumber air dan makanan mudah terkontaminasi, menyebabkan banyak wabah penyakit.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên29/11/2025

Penyakit umum selama dan setelah musim banjir

Dokter Spesialis 1 Doan Thi Lieu, Departemen Pemeriksaan, Rumah Sakit Gia An 115 (HCMC), mengatakan bahwa pada musim banjir dan segera setelah banjir surut, lingkungan sering tercemar, aktivitas sehari-hari dan pengawetan makanan sangat sulit, dari kenyataan itu, banyak kelompok penyakit juga mudah berjangkit.

  • Penyakit gastrointestinal seperti diare akut, kolera, disentri, demam tifoid... disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit yang berkembang biak dalam air dan makanan yang terkontaminasi.
  • Penyakit dermatologis: Disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap air kotor atau tanah berlumpur.
  • Penyakit pernapasan seperti pneumonia, infeksi saluran pernapasan atas, flu… berisiko tinggi terjadi pada cuaca lembap, dingin, dan kondisi tempat tinggal yang sempit dan basah.
  • Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dan serangga seperti demam berdarah dan malaria, karena air yang tergenang merupakan lingkungan yang baik bagi nyamuk untuk berkembang biak.
  • Infeksi jaringan lunak dan trauma: Sering disebabkan oleh terjatuh, cedera saat bergerak di air banjir, atau kontak dengan benda tajam yang rusak.
Nhóm bệnh thường gặp khi nước lũ rút - Ảnh 1.

Segera pergi ke fasilitas medis jika muncul tanda-tanda yang tidak biasa.

Ilustrasi: AI

Penyakit yang disebabkan oleh paparan air kotor dalam jangka panjang

Paparan air banjir atau lumpur dalam jangka waktu lama dapat membuat kulit dan goresan rentan terhadap infeksi. Awalnya, penderita mungkin mengalami kondisi ringan seperti impetigo, folikulitis, dan bisul. Jika tidak segera ditangani, luka dapat mengalami peradangan yang lebih parah, bahkan dapat menyebabkan abses subkutan atau menyebar ke seluruh jaringan lunak, yang dapat menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, dan bahaya jika tidak ditangani.

Selain itu, kulit yang selalu basah juga menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur kulit, seperti kurap, panu, kutu air, atau jamur pada garukan, yang menyebabkan kulit gatal, merah, dan bersisik. Beberapa penyakit parasit juga dapat menembus kulit telanjang atau luka terbuka, menyebabkan gatal atau pembengkakan berkepanjangan.

Penyakit kulit lainnya dapat kambuh atau memburuk saat terpapar air kotor, termasuk dermatitis iritan, eksim kronis yang mudah terinfeksi, atau jamur kuku, yaitu jamur kulit pada orang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Beberapa kasus serius memerlukan rawat inap segera, misalnya luka merah dan bengkak, banyak nanah, nyeri hebat, atau demam tinggi, karena jika dibiarkan dalam waktu lama dapat menyebabkan komplikasi sistemik yang berbahaya.

Mereka yang paling berisiko adalah anak-anak, orang lanjut usia, orang dengan luka terbuka, orang dengan penyakit kronis seperti diabetes, hati... Oleh karena itu, Anda harus membatasi kontak langsung dengan air kotor, memakai sepatu tertutup, memakai pakaian pelindung, mencuci dan mendisinfeksi luka terbuka dan segera pergi ke fasilitas medis ketika tanda-tanda yang tidak biasa muncul.

Bagaimana cara mencegah penyakit?

Menurut Dr. Doan Thi Lieu, musim banjir adalah saat air sangat tercemar, makanan dan sumber air mudah terkontaminasi bakteri, virus, parasit, yang mengakibatkan timbulnya penyakit pencernaan seperti diare akut, kolera, disentri, dan lain-lain. Untuk mencegah hal ini, masyarakat perlu memberikan perhatian khusus pada kebersihan dan keamanan pangan.

Pertama, pastikan air minum Anda aman: Gunakan air yang telah direbus, disaring, atau diolah dengan tablet disinfektan. Cuci tangan Anda sesering mungkin dengan sabun, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, atau setelah bersentuhan dengan lumpur atau air banjir.

Untuk makanan, sebaiknya konsumsi makanan yang sudah dimasak, hindari makanan mentah atau makanan yang dijual di luar ruangan. Makanan lain harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, hindari meninggalkannya di luar ruangan dalam waktu lama, terutama dalam kondisi panas dan lembap. Sayuran harus dicuci dengan air bersih, jika memungkinkan, direndam dalam larutan disinfektan, atau direbus.

Selain itu, kontak langsung dengan air banjir dan lumpur harus dibatasi, terutama bagi anak-anak. Jika perlu, kenakan sepatu bot dan sarung tangan, lalu bersihkan tubuh segera setelah kontak. Terakhir, jika muncul gejala seperti diare berulang, muntah, demam, atau dehidrasi, segera pergi ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan yang tepat waktu guna menghindari komplikasi berbahaya.

Sumber: https://thanhnien.vn/nhom-benh-thuong-gap-khi-nuoc-lu-rut-18525112919364698.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Kedai kopi Hanoi bikin heboh dengan suasana Natal ala Eropa
Kedai kopi Dalat mengalami peningkatan pelanggan sebesar 300% karena pemiliknya berperan dalam film 'silat'
Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung
Matahari terbit yang indah di atas lautan Vietnam

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Pertempuran Hati Rakyat di Perbatasan Tanah Air - Pertahanan Negara dan Pertahanan Perbatasan di Situasi Baru

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk