
Kolonel Pham Xuan Do, Wakil Komandan dan Kepala Staf Penjaga Perbatasan Provinsi, memimpin.
Yang menghadiri Konferensi tersebut adalah Kolonel Tran Viet Hung, Sekretaris Partai, Komisaris Politik Penjaga Perbatasan Provinsi, komandan unit afiliasi, dan Stasiun Penjaga Perbatasan pesisir di bawah Komando Penjaga Perbatasan Provinsi.

Dalam konferensi tersebut, perwakilan unit melaporkan situasi di wilayah tersebut dan penerapan langkah-langkah respons. Oleh karena itu, unit Penjaga Perbatasan provinsi mengorganisir pasukan dan kendaraan untuk berkoordinasi dengan pasukan fungsional dan otoritas lokal guna memperkuat area tanggul yang tererosi; mengumumkan larangan berlayar, dan memperingatkan bahaya bagi penduduk dan wisatawan.
Atur pasukan untuk menjaga ketat perintah larangan laut dari Komite Rakyat Provinsi, jaga ketat pasukan dan sarana sesuai dengan motto "di tempat" nomor 4, siap menyelamatkan saat terjadi situasi apa pun.

Menurut statistik, seluruh provinsi memiliki 8.507 kapal/44.071 pekerja. Berdasarkan penghitungan hingga pukul 14.00 siang ini, terdapat 7.638 kapal/39.344 pekerja yang berlabuh di pelabuhan, 869 kapal/4.727 pekerja yang beroperasi di laut, dan 106 kapal/911 pekerja yang menangkap ikan di lepas pantai (Con Dao, Tho Chu, Phu Quoc, dan wilayah laut provinsi). Kapal yang berlabuh di pelabuhan dan dermaga di provinsi ini berjumlah 59 kendaraan/420 awak kapal, sementara 127 kendaraan dari luar provinsi berlabuh di pelabuhan-pelabuhan di provinsi ini.
Menutup Konferensi, Kolonel Pham Xuan Do, Wakil Komandan, Kepala Staf Komando Penjaga Perbatasan Provinsi, meminta agar unit-unit tetap secara ketat menjaga tugas 24/7 untuk menanggapi badai, dan meminta kapal-kapal yang bergerak dan beroperasi di laut untuk segera datang ke darat untuk berlabuh.
Pada saat yang sama, pantau dan pahami perkembangan badai di semua moda transportasi, jaga komunikasi dengan kapal yang beroperasi di laut, dan segera beri tahu tentang tempat perlindungan untuk memastikan keselamatan. Kelola kapal yang beroperasi di laut secara cermat dan akurat (jumlah, lokasi operasi, frekuensi komunikasi).

Wakil Komandan dan Kepala Staf Komando Penjaga Perbatasan Provinsi juga menginstruksikan Pos Penjaga Perbatasan untuk memeriksa tanggul yang lemah di area tersebut dan memiliki rencana untuk mengevakuasi warga jika terjadi situasi yang rumit. Pada sore hari tanggal 28 November, unit-unit tersebut harus menyelesaikan rencana tanggap badai yang spesifik, menetapkan tugas dengan jelas, memeriksa langsung setiap area, dan tidak bersikap subjektif atau lalai dalam pencegahan badai.

“Semua orang harus fokus, tanggap, bertekad, dan memastikan penerapan langkah-langkah tanggap badai yang efektif, dengan semangat melindungi nyawa dan harta benda masyarakat di atas segalanya; sekaligus memastikan keselamatan mutlak bagi perwira dan prajurit yang berpartisipasi dalam pencegahan badai,” tegas Kolonel Pham Xuan Do, Wakil Komandan dan Kepala Staf Komando Penjaga Perbatasan Provinsi.
Sumber: https://baolamdong.vn/bo-doi-bien-phong-lam-dong-khan-truong-trien-khai-ung-pho-bao-so-15-405921.html






Komentar (0)