Pada 28-29 Juli, di Quang Ninh, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyelenggarakan konferensi direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan tahun 2025. Dalam pidatonya di sana, Menteri Nguyen Kim Son menekankan bahwa pendidikan dan pelatihan belum pernah mendapat perhatian sebesar ini. Sektor pendidikan dibebani banyak tugas, memiliki harapan besar, dan memikul tanggung jawab besar. Ketika negara menghadapi terobosan, mustahil untuk tidak mengembangkan pendidikan dan pelatihan.
Menteri Nguyen Kim Son berbicara di konferensi nasional direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan.
FOTO: MOET
"Tantangan kita bukan hanya mengatasi kesulitan dan kemiskinan, tetapi juga menghadapi tantangan pembangunan. Misi kita begitu besar sehingga jika kita tidak dapat mengembangkannya, itu adalah kesalahan besar," ujar Bapak Kim Son.
Salah satu tugas penting yang disebutkan oleh kepala sektor pendidikan adalah pelaksanaan Surat Edaran Nomor 29 tentang pengelolaan kegiatan belajar mengajar tambahan pada semua jenjang.
"Menyesuaikan masalah pembelajaran tambahan berarti menyesuaikan cara berpikir tentang pendidikan umum. Jika itu tidak dapat dilakukan, maka reformasi pendidikan akan tetap memiliki keterbatasan. Dan ini tidak dapat dilakukan setengah hati, harus dilakukan secara berkala," tegas Menteri.
"Manajemen Perubahan"
Merujuk pada perubahan kepemimpinan di Kementerian Pendidikan dan Pelatihan dalam penyusunan organisasi dan operasional pemerintahan daerah dua tingkat, Menteri Kim Son mengatakan: "Saat ini, kita perlu melakukan "pengelolaan perubahan" dengan baik. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik, akan sangat memengaruhi pekerjaan yang sedang dilakukan oleh sektor pendidikan. Kita menjadikan pendidikan sebagai panutan bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, dalam konteks ini, kita perlu bersatu, berbagi, tulus, dan sepenuh hati satu sama lain."
Mengenai hal-hal yang perlu dimulai dalam konteks saat ini, Bapak Kim Son mencatat bahwa sistem tingkat komune sedang memulai model baru, yaitu tingkat fondasi operasional. Oleh karena itu, tim pegawai negeri sipil yang mengelola negara dalam pendidikan dan pelatihan di tingkat komune perlu didukung, dirawat, dan diperhatikan di masa mendatang.
Delegasi yang menghadiri konferensi direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan
FOTO: MOET
Menegaskan bahwa tahun ajaran baru akan menyaksikan penerapan berbagai kebijakan utama di bidang pendidikan dan pelatihan, Menteri Kim Son mencatat bahwa selama proses implementasi, pemerintah daerah harus berupaya meminimalkan kebingungan, dan jika terdapat masalah, mereka harus bekerja sama untuk menyelesaikannya. Ia menyatakan: "Saya yakin ini akan menjadi tahun yang sibuk namun positif dengan banyak kegembiraan."
Mengacu pada penyusunan dan pelaksanaan empat Undang-Undang penting ke depan (Undang-Undang tentang Guru, Undang-Undang tentang Perubahan dan Penambahan Sejumlah Pasal dalam Undang-Undang tentang Pendidikan, Undang-Undang tentang Perubahan Pendidikan Tinggi, dan Undang-Undang tentang Perubahan Pendidikan Vokasi), Bapak Kim Son mengusulkan agar daerah bersikap proaktif, tanggap dan memahami secara mendalam berbagai permasalahan kelembagaan agar dapat berjalan efektif.
Bapak Nguyen Kim Son juga mencatat pelaksanaan resolusi yang baru diterbitkan dan yang diharapkan akan diterbitkan dalam waktu dekat mengenai pembebasan biaya sekolah, pendidikan prasekolah universal untuk anak usia 3 hingga 5 tahun... Bersamaan dengan itu adalah pelaksanaan penilaian siklus pertama Program Pendidikan Umum tahun 2018.
Secara khusus, hal ini menekankan pada penilaian dan penerapan mendalam terhadap kualitas, pengujian dan langkah-langkah evaluasi, staf pengajar, penerapan pengajaran 2 sesi/hari, memperhatikan dan mengembangkan mata pelajaran yang mengembangkan kapasitas dan kualitas komprehensif bagi siswa...
Menteri juga menekankan perlunya menerapkan pemerataan pendidikan. "Investasi yang tidak adil di beberapa sekolah negeri juga dapat menciptakan ketimpangan pendidikan. Bakat membutuhkan investasi khusus, tetapi pemerataan harus dipastikan," tegas Menteri.
Pendidikan STEM bukan tentang robot
Dalam pelaksanaan program pendidikan umum, kepala sektor pendidikan juga menekankan penguatan pendidikan STEM.
Penguatan pendidikan STEM perlu dipahami secara benar dan menyeluruh. Ini bukan tentang ruang kelas atau robot, melainkan sebuah metode penggunaan pengetahuan untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran dan kehidupan.
Kita harus memiliki pola pikir dan pendidikan seperti itu, jika tidak, itu hanya akan membuang-buang uang dan sia-sia. Tujuannya adalah memberi siswa kesempatan untuk benar-benar belajar, dan kita harus terus berjuang ke arah itu," ujar Menteri Nguyen Kim Son.
Sumber: https://thanhnien.vn/bo-truong-gd-dt-khong-quan-duoc-day-them-thi-doi-moi-giao-duc-con-gioi-han-18525072916512959.htm
Komentar (0)