Implementasi resep elektronik dan rekam medis secara simultan mengharuskan fasilitas medis untuk berinvestasi secara sinkron dalam infrastruktur teknologi informasi, memastikan jalur transmisi yang stabil, dan memiliki sistem server yang cukup kuat untuk menyimpan dan mengamankan data. Selain itu, perangkat lunak manajemen harus kompatibel dengan standar data medis nasional, sehingga dapat terhubung dengan mudah antar fasilitas. Sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci. Oleh karena itu, tim dokter, perawat, dan staf medis perlu dilatih untuk menggunakan sistem secara efisien, memastikan operasi yang cepat di lingkungan kerja yang penuh tekanan. Khususnya, kerahasiaan informasi pribadi pasien harus menjadi prioritas utama, dengan memenuhi standar keamanan informasi jaringan.
Ketika diterapkan secara sinkron, data medis akan menjadi sumber informasi yang berharga untuk penelitian, peramalan penyakit, dan perencanaan kebijakan kesehatan masyarakat. Informasi resep elektronik dan rekam medis membantu lembaga manajemen dengan mudah mendeteksi penyimpangan dalam resep, penyalahgunaan antibiotik, dan mengoptimalkan biaya asuransi kesehatan.
Bagi masyarakat, ini merupakan langkah maju untuk membantu mengubah kebiasaan pemeriksaan dan pengobatan medis. Menyimpan seluruh riwayat pengobatan dalam platform elektronik memudahkan saat berpindah lokasi pemeriksaan medis, melakukan perjalanan bisnis, atau bepergian, karena catatannya selalu siap dan konsisten. Namun, tantangan dalam penerapan rekam medis elektronik atau resep elektronik masih cukup besar, terutama di tingkat layanan kesehatan akar rumput dan klinik kecil, yang infrastruktur teknologinya terbatas. Oleh karena itu, untuk memastikan kemajuan dan kualitas implementasi, diperlukan dukungan teknis, finansial, dan pelatihan yang kuat dari Kementerian Kesehatan , serta inisiatif dari setiap daerah.
Bagi Dong Nai , sebuah wilayah dengan banyak fasilitas medis publik dan non-publik, penyelesaian penerapan rekam medis elektronik dan resep elektronik tepat waktu bukan hanya persyaratan hukum, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal ini juga merupakan peluang bagi sektor kesehatan provinsi untuk bertransformasi secara komprehensif, mengikuti tren modernisasi dalam pengelolaan dan perawatan kesehatan masyarakat. Resep elektronik dan rekam medis elektronik bukan hanya alat pendukung, tetapi juga "kunci" untuk membuka babak baru sektor kesehatan: lebih transparan, lebih efektif, dan menempatkan pasien sebagai pusat perhatian.
Minh Ngoc
Sumber: https://baodongnai.com.vn/xa-hoi/202508/buoc-tien-trong-quan-ly-y-te-va-cham-soc-suc-khoe-662260c/
Komentar (0)