(CLO) Pada 10 Desember, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan bahwa negosiasi terkait konflik Rusia-Ukraina dapat dimulai "musim dingin ini", karena Polandia bersiap untuk mengambil alih jabatan presiden bergilir Uni Eropa (UE) mulai 1 Januari.
"Di antara tanggung jawab lainnya, kepresidenan kami akan memiliki tanggung jawab bersama untuk membentuk lanskap politik dan memutuskan negosiasi yang dapat dimulai musim dingin ini – masih banyak pertanyaan yang harus dijawab," ujar Perdana Menteri Tusk kepada kabinet. Ia juga menyatakan harapan bahwa "hasil akhir" dari upaya Polandia dan Uni Eropa adalah perdamaian yang stabil di Ukraina.
Namun, ia tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang upaya khusus atau kerangka waktu untuk pembicaraan tersebut, ia juga tidak menyebutkan siapa yang akan terlibat atau di mana pembicaraan itu akan berlangsung.
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk. Foto: AP
Polandia telah lama menjadi salah satu pendukung terkuat Ukraina dalam perangnya dengan Rusia, yang dimulai pada Februari 2022. Polandia akan mengambil alih kursi kepresidenan Uni Eropa hanya beberapa minggu sebelum Presiden terpilih Donald Trump menjabat di Amerika Serikat.
Perdana Menteri Tusk mengatakan akan mengadakan serangkaian pertemuan dengan para pemimpin politik untuk membahas situasi di Ukraina. Pada 10 Desember, ia bertemu dengan Friedrich Merz, pemimpin partai CDU Jerman. Tusk juga berencana untuk berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Presiden Prancis Emmanuel Macron diperkirakan tiba di Warsawa pada 12 Desember, dan Perdana Menteri Polandia mengatakan mereka akan membahas pertemuan terbaru Macron di Paris dengan Trump dan Zelenskyy.
Perdana Menteri Tusk menekankan bahwa Polandia akan mengambil alih kepemimpinan Uni Eropa dalam konteks yang "sangat dramatis" bagi Eropa, dengan berbagai konflik bersenjata dan krisis politik yang terjadi di kawasan tersebut, bersamaan dengan perubahan kepemimpinan AS.
"Saya berharap Polandia tidak hanya menjadi negara yang selalu hadir, tetapi juga negara yang membentuk keputusan, memastikan keamanan, dan melindungi kepentingan Polandia," ujarnya dalam sebuah rapat pemerintah.
Ngoc Anh (menurut AP)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/thu-tuong-ba-lan-cac-cuoc-dam-phan-ve-ukraine-se-som-dien-ra-post325095.html
Komentar (0)