Pneumonia adalah infeksi serius yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Penyakit ini sangat berbahaya bagi lansia, menurut Times of India.
Mengapa lansia perlu mencegah pneumonia?
Orang lanjut usia lebih rentan terhadap pneumonia karena beberapa alasan:
Pneumonia terutama berbahaya bagi orang lanjut usia.
Sistem kekebalan tubuh melemah: Cuaca dingin dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bakteri dan virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.
Kondisi kronis yang mendasari: Lansia sering kali memiliki kondisi kronis, seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan diabetes. Kondisi-kondisi ini dapat mempersulit perlawanan terhadap infeksi dan meningkatkan risiko komplikasi akibat pneumonia.
Kesulitan membersihkan lendir: Pada orang tua, sistem selaput lendir menjadi kurang efektif, sehingga lebih sulit membersihkan infeksi dari paru-paru.
Refleks batuk menurun: Refleks batuk merupakan mekanisme perlindungan yang membantu mengeluarkan iritan dan patogen dari paru-paru. Seiring bertambahnya usia, refleks batuk Anda menjadi kurang efektif, sehingga semakin sulit membersihkan patogen penyebab pneumonia.
Cuaca dingin meningkatkan risiko pneumonia pada lansia
Udara kering: Udara dingin dan kering dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memudahkan patogen memasuki paru-paru.
Aktivitas fisik yang berkurang: Cuaca dingin menyebabkan orang lanjut usia kurang aktif secara fisik, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi.
Beberapa langkah pencegahan pneumonia pada lansia
Vaksinasi: Lansia sebaiknya mendapatkan vaksinasi influenza dan pneumonia pneumokokus. Vaksin ini dapat secara signifikan mengurangi risiko tertular penyebab umum pneumonia ini.
Manajemen penyakit kronis: Mengelola penyakit kronis yang mendasarinya secara efektif, seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan diabetes, membantu mengurangi risiko pneumonia.
Pneumonia adalah infeksi serius yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru.
Penyesuaian gaya hidup: Anjurkan pasien lanjut usia untuk tetap hangat; praktikkan kebersihan yang baik; pertahankan pola makan sehat, makan banyak buah, sayur, dan sereal, minum cukup air; berolahraga teratur dan cukup tidur... untuk mencegah pneumonia.
Diagnosis tepat waktu: Diagnosis dini dan pengobatan pneumonia yang tepat waktu sangat penting bagi lansia. Selalu waspada terhadap tanda-tanda gangguan pernapasan, batuk terus-menerus, atau pernapasan abnormal. Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa, segera periksakan ke dokter untuk mencegah perkembangan infeksi pernapasan.
Waspadai gejala flu karena dapat menyebabkan pneumonia. Intervensi dini untuk flu dapat mencegah infeksi sekunder seperti pneumonia.
Jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda: Jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, disinfeksi permukaan yang sering disentuh secara teratur, dan jaga ventilasi rumah Anda tetap baik. Cuci tangan Anda sesering mungkin.
Batasi kontak: Batasi kontak di tempat ramai di mana risiko infeksi lebih tinggi.
Dengan mengambil tindakan pencegahan, mendapatkan perawatan medis yang tepat waktu dan mengikuti rencana perawatan, para lansia dapat meminimalkan risiko yang terkait dengan pneumonia pada cuaca dingin, menurut Times Of India.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)