Pengadilan Federal Manhattan di Distrik Selatan New York, AS, pada 28 Maret (waktu setempat) menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara kepada terdakwa Sam Bankman-Fried dan menyita aset senilai $11 miliar.
CNBC mengatakan hukuman penjara itu secara signifikan lebih rendah daripada hukuman 40-50 tahun yang dituntut jaksa federal, tetapi masih jauh lebih tinggi daripada hukuman 5-6,5 tahun yang diusulkan pengacara.
Bursa mata uang kripto FTX didirikan oleh Sam Bankman-Fried pada tahun 2019, berkantor pusat di Bahama (sebuah negara kepulauan di Karibia). Dalam perkembangannya, FTX secara resmi melampaui Coinbase dan menjadi bursa elektronik terbesar kedua di dunia dalam hal pangsa pasar, tepat di belakang Binance pada Mei 2022.
Hanya enam bulan kemudian, FTX mengalami masalah ketika kehabisan cadangan untuk memenuhi gelombang penarikan pengguna sebesar $6 miliar dari platform hanya dalam 72 jam. Akibatnya, bursa mata uang kripto terbesar kedua di dunia tersebut terpaksa mengajukan kebangkrutan, dan kebangkrutan FTX mengakibatkan serangkaian konsekuensi di pasar mata uang kripto.
Pendiri bursa mata uang kripto FTX, Sam Bankman-Fried. Foto: CNBC
Catatan pengadilan menunjukkan bahwa FTX memiliki lebih dari satu juta kreditor, termasuk banyak perusahaan teknologi terkemuka seperti Apple, Meta, Netflix, LinkedIn, Adobe, dan AWS. Dari jumlah tersebut, 50 kreditor terbesar menyumbang sekitar $3,1 miliar.
Hakim Lewis Kaplan mendakwa Sam Bankman-Fried, lahir tahun 1992, dengan tuduhan menyebabkan kerugian total sebesar $11 miliar, termasuk $1,7 miliar dari investor, $1,3 miliar dari pinjaman di dana Alameda, dan kerugian bagi nasabah bursa FTX sebesar $8 miliar.
"Banyak orang merasa sangat kecewa. Saya turut prihatin," ujar pendiri FTX setelah menerima hukuman penjara 25 tahun. "Saya turut prihatin atas apa yang terjadi. Ada hal-hal yang seharusnya saya lakukan dan ada hal-hal yang seharusnya tidak saya lakukan. Saya menyia-nyiakan semuanya dengan tangan saya sendiri. Sekarang, semuanya menghantui saya setiap hari."
Selain hukuman penjara, hakim memerintahkan penyitaan aset senilai $11,02 miliar milik Sam Bankman-Fried, yang akan digunakan untuk membayar utang para korban selama proses kebangkrutan FTX.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/cai-ket-dang-cho-ong-trum-san-tien-so-lon-thu-hai-the-gioi-ftx-196240329154858844.htm
Komentar (0)