Tutup semua ruangan yang tidak digunakan
Mengingat pentingnya ujian tersebut, Peraturan Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas memiliki peraturan yang ketat tentang peran dan tugas masing-masing angkatan yang berpartisipasi dalam setiap tahapan ujian.
Kepala Lokasi Ujian bertanggung jawab untuk mengelola semua kegiatan di lokasi ujian; penyimpanan, penggunaan kertas ujian, dan penyimpanan kertas ujian di lokasi ujian. Pastikan ruangan yang tidak digunakan selama sesi ujian terkunci dan disegel sebelum setiap sesi ujian.
![]() |
Peraturan ujian menetapkan bahwa ruangan yang tidak digunakan selama ujian harus dikunci dan disegel sebelum setiap sesi ujian. (Foto: Ha Linh) |
Mengorganisir dan mensosialisasikan kepada peserta tentang peraturan perlindungan rahasia negara dengan soal-soal ujian dan pelanggaran peraturan ujian.
Kepala tempat ujian juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengerahkan solusi dan peralatan teknis guna mencegah peserta melakukan kecurangan selama ujian apabila diminta oleh Dewan Ujian atau Panitia Pengarah Ujian Provinsi.
Sebelum setiap sesi ujian, Kepala lokasi ujian harus memiliki rencana untuk memastikan bahwa sarana pengumpulan dan pengiriman informasi pribadi semua petugas yang bertugas di lokasi ujian harus disimpan di ruang jaga. Peralatan tersebut dikunci dan disegel hingga akhir sesi ujian.
Petugas ini juga menugaskan pengawas 1, pengawas 2, dan pengawas ruang ujian untuk mengundi posisi yang akan melaksanakan tugas pengawasan; mengundi posisi yang akan melaksanakan tugas pengawasan ujian dan menentukan cara penomoran kartu ujian di ruang ujian, dengan tetap memperhatikan prinsip bahwa satu pengawas tidak boleh mengawasi ujian lebih dari satu kali di satu ruang ujian selama ujian berlangsung. Peraturan ujian juga menetapkan bahwa terdapat setidaknya 5 cara penomoran kartu ujian di ruang ujian yang dapat digunakan oleh pengawas, bukan penomoran sembarangan.
Tempat ujian wajib menyediakan tempat penyimpanan barang bawaan peserta ujian, meliputi: barang pribadi, dokumen yang tidak diperbolehkan dibawa ke dalam ruang ujian, memastikan jarak minimal 25 meter dari tempat penyimpanan ke ruang ujian peserta ujian.
Kepala tempat ujian wajib segera melaporkan setiap kejadian yang tidak lazim (jika ada) kepada Dewan Ujian, terutama kejadian yang berkaitan dengan kertas ujian dan kejadian yang memengaruhi hak peserta. Bertukar informasi dengan kepolisian secara tepat waktu mengenai keamanan, keselamatan, dan perlindungan rahasia negara dengan kertas ujian untuk mengoordinasikan penanganannya sesuai ketentuan.
Sama sekali tidak ada penanganan situasi yang kreatif
Bagi pengawas, peraturan ujian menetapkan peran dan tanggung jawab untuk mengawasi ujian di ruang ujian sesuai dengan peraturan. Selama peserta ujian sedang mengikuti ujian, pengawas tidak diperbolehkan meninggalkan ruang ujian (kecuali dalam keadaan kahar dan harus mendapatkan izin dari Ketua tempat ujian).
Pengawas juga bertanggung jawab atas penyimpanan kertas ujian sejak diterima hingga akhir sesi ujian.
Pengawas ujian berhak membuat catatan terhadap peserta ujian apabila ditemukan melakukan pelanggaran terhadap ketentuan ujian.
![]() |
Pengawas harus melakukan pengundian untuk menentukan posisi pengawas dan metode penomoran di ruang ujian. |
Apabila terjadi hal-hal yang tidak lazim pada saat ujian berlangsung, maka pengawas ujian tidak diperkenankan meninggalkan ruang ujian, tetapi wajib segera memberitahukan kepada Ketua tempat ujian melalui pengawas di luar ruang ujian untuk dipertimbangkan dan diputuskan sebelum ditangani.
Selain pengawas, ada juga pengawas ruang ujian yang bekerja di luar ruang ujian.
Pengawas ruang ujian hanya melaksanakan tugasnya di area yang telah ditentukan. Setiap pengawas ruang ujian mengawasi maksimal 3 ruang ujian yang bersebelahan di lantai dan gedung yang sama.
Apabila peserta diperbolehkan meninggalkan ruang ujian, maka satuan ini bertugas mengawasi peserta untuk memastikan agar peserta tidak melakukan kontak atau berkomunikasi dengan peserta lain selama proses meninggalkan ruang ujian.
Sebelum ujian berlangsung, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengirimkan sejumlah delegasi untuk meninjau persiapan penyelenggaraan ujian di daerah. Salah satu hal yang diingatkan oleh para pimpinan Kementerian ini kepada daerah adalah pelatihan menyeluruh mengenai peraturan ujian bagi pejabat dan guru yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan ujian.
Khususnya, ketika situasi muncul, petugas dan guru harus memperhatikan penanganannya sesuai dengan peraturan dan ketentuan, dan sama sekali tidak menciptakan situasi tersebut sendiri. Jika terjadi situasi baru yang sulit dan melampaui wewenang mereka, mereka dapat melapor kepada Dewan Ujian untuk mendapatkan arahan.
Sumber: https://tienphong.vn/can-bo-giao-vien-hop-nong-cong-tac-thi-khong-duoc-sang-tao-khi-coi-thi-post1754298.tpo
Komentar (0)