Dr. Vincent Ho, Associate Professor Gastroenterologi di Western Sydney University (Australia), telah memperingatkan bahwa minum kopi dapat lebih banyak menimbulkan bahaya daripada manfaatnya: Kopi terlalu panas, menurut jurnal medis The Conversation .
Minuman di atas 65°C 'dapat menyebabkan kanker'
Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) telah mengklasifikasikan minuman di atas 65 °C sebagai "kemungkinan karsinogenik bagi manusia". Alasan utamanya adalah suhu yang terlalu tinggi.
Klaim ini berasal dari penelitian di Amerika Selatan, di mana penelitian menemukan bahwa minum minuman panas pada suhu sekitar 70°C meningkatkan risiko kanker esofagus.
Selain itu, penelitian di Timur Tengah, Afrika, dan Asia juga telah mengonfirmasi adanya hubungan serupa.
Catatan saat minum kopi terlalu panas
Foto: AI
Apa kata penelitian terbaru?
Studi skala besar oleh Cancer Research UK dan Institut Kanker Nasional AS, yang dilakukan pada tahun 2025, melibatkan 454.796 peserta, dengan usia rata-rata hampir 57 tahun, yang diikuti selama 11,6 tahun.
Hasilnya menemukan bahwa orang yang minum teh dan kopi panas atau sangat panas memiliki tingkat kanker esofagus yang lebih tinggi. Berikut rinciannya:
Untuk kopi panas. Minum 1-4 cangkir sehari meningkatkan risiko kanker esofagus sebesar 62%. 4-6 cangkir meningkatkan risiko sebesar 97%. 6-8 cangkir meningkatkan risiko sebesar 2,48 kali. Lebih dari 8 cangkir meningkatkan risiko lebih dari 3 kali lipat.
Untuk kopi yang sangat panas. Khususnya, kopi yang sangat panas meningkatkan risiko kanker esofagus paling tinggi.
Minum 1-4 cangkir sehari meningkatkan risiko sebesar 2,52 kali lipat. 4-6 cangkir meningkatkan risiko sebesar 3,67 kali lipat. 6-8 cangkir meningkatkan risiko sebesar 4,75 kali lipat. Lebih dari 8 cangkir meningkatkan risiko sebesar 5,64 kali lipat, menurut The Conversation .
Penelitian lain tentang konsumsi makanan panas
Selain itu, meta-analisis terkini dari delapan penelitian juga menemukan bahwa minum teh yang sangat panas meningkatkan risiko kanker esofagus hingga 94%, menurut The Conversation.
Penelitian lain di Cina dan Jepang juga menunjukkan bahwa minum minuman panas atau sangat panas meningkatkan risiko kanker esofagus.
Mengapa makanan panas dapat menyebabkan kanker?
Minum minuman yang sangat panas dapat merusak lapisan esofagus, menyebabkan peradangan, dan meningkatkan risiko kanker seiring waktu. Dalam percobaan pada tikus, tikus yang minum air pada suhu 70°C mengembangkan lesi prakanker lebih cepat daripada tikus yang minum air hangat.
Selain itu, kerusakan akibat panas dapat melemahkan lapisan pelindung esofagus, sehingga asam lambung lebih mudah naik kembali ke esofagus. Seiring waktu, kerusakan yang berulang dapat menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan kanker esofagus.
Bagaimana pengaruh minuman beralkohol?
Risikonya tidak hanya bergantung pada suhu, tetapi juga pada jumlah yang dikonsumsi sekaligus dan kecepatannya. Penelitian yang mengukur suhu esofagus saat minum kopi pada suhu 65°C menemukan bahwa seteguk besar (20 ml) dapat menyebabkan peningkatan suhu internal hingga 12°C. Jika sering diulang, kerusakannya akan lebih parah, menurut The Conversation.
Sebaliknya, seteguk kecil pada suhu 65°C tidak mungkin menimbulkan bahaya jangka panjang, tetapi meminumnya dalam jumlah banyak merupakan faktor risiko nyata seiring berjalannya waktu.
Tips minum kopi dan teh dengan aman
Untuk melindungi kerongkongan sekaligus menjaga rasa, para peneliti menyarankan suhu ideal untuk kopi adalah 57,8°C - cukup hangat untuk dinikmati tetapi tidak membakar lapisan kerongkongan.
Jadi, para ahli menyarankan untuk menunggu. Biarkan minuman mendingin selama sekitar 5 menit; suhu mungkin turun 10 - 15°C selama waktu ini.
Minumlah sedikit-sedikit untuk memeriksa suhu dan menghindari cedera kerongkongan.
Intinya: Minum minuman yang terlalu panas dapat meningkatkan risiko kanker esofagus seiring waktu. Santaplah perlahan, biarkan secangkir kopi favorit Anda mendingin, dan nikmatilah untuk melindungi kesehatan pencernaan Anda.
Sumber: https://thanhnien.vn/canh-bao-uong-ca-phe-cach-nay-co-the-tang-nguy-co-ung-thu-18525082509232912.htm
Komentar (0)